Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/Net

Dunia

Maduro memuji Rusia, China, Iran, Kuba Sebagai Teman Sejati Venezuela

SENIN, 08 JUNI 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, memberikan apresiasinya kepada Rusia, China, Iran, Dan Kuba. Bahkan, Maduro mengatakan keempat negara itu adalah teman sejati Venezuela.

Maduro menilai keempat negara itu layak disebut sebagai teman sejati karena telah memberikan bantuan yang menyeluruh di saat Venezuela terpuruk karena Pandemik Covid-19.

"Bantuan kemanusiaan datang dari China, Rusia, Iran dan Kuba. Mereka adalah teman sejati (Venezuela)," kata Maduro dalam pidato yang disiarkan stasiun TV pemerintah pada Minggu (7/6).


Maduro juga menyinggung janji Amerika yang akan memberikan bantuan senilai 20 juta dolar AS, namun janji tersebut tak pernah ditepati.

“AS menawarkan bantuan senilai 20 juta dolar AS, tetapi tidak ada satu dolar pun yang masuk," katanya seperti dikutip dari Tass, Senin (8/6).

Krisis politik di Venezuela memburuk pada 23 Januari 2019, ketika Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela dan ketua parlemen, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada rapat umum di ibukota negara itu, Caracas. Namun penunjukannya pada posisi itu telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung  Venezuela.

Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, sebagian besar negara Uni Eropa, anggota Grup Lima (tidak termasuk Meksiko), Australia, Albania, Georgia dan Israel, serta Organisasi Negara-negara Amerika, mengakui Guaido sebagai presden.

Nicolas Maduro  mengecam langkah itu  sebagai kudeta yang dilakukan oleh Washington dan sejak saat itu ia menyatakan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan AS.

Sebaliknya, Rusia, Belarus, Bolivia, Iran, Kuba, Nikaragua, El Salvador, Suriah dan Turki menyuarakan dukungan untuk Maduro.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya