Berita

Ilustrasi

Dunia

Pandemik Covid-19 Menguak Fakta Poligami, Para Isteri Di Arab Banyak Yang Ajukan Cerai

SABTU, 06 JUNI 2020 | 17:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemik Covid-19 di Arab Saudi juga membawa dampak buruk pada kelangsungan rumah tangga. Bukan karena sulitnya ekonomi yang akhirnya membuat suatu keluarga bercerai tetapi karena terkuaknya fakta poligami.

Data statistik dari Kementerian Kehakiman Saudi mengungkapkan banyak para istri mengajukan gugatan cerai. Membuat angka perceraian di Arab Saudi naik sebanyak 30 persen selama pandemik, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Untuk bulan Februari 2020 saja telah terjadi 7.482 perceraian.


Kasus perceraian itu kebanyakan berasal dari kota-kota Mekah dan ibu kota Riyadh. Para isteri mengajukan cerai karena suaminya ketahuan berpoligami.

Wabah pandemik dan aturan lockdown dan penguncian di beberapa wilayah membuat terkuaknya poligami yang selama ini disembunyikan suami.

Mereka yang mengajukan cerai rata-rata para wanita yang bekerja, sebagai karyawan, pengusaha, guru, tokoh masyarakat, dan dokter, seperti dikutip dari The New Arab.

"Di antara mereka adalah seorang dokter yang menemukan bahwa suaminya menikah diam-diam dengan seorang warga Arab," ujar Pengacara perceraian Arab Saudi, Salah Musfer Al-Ghamdi.

Ia mengatakan ada setidaknya lima kasus perceraian dalam jangka waktu dua minggu belakangan ini dari para istri.

Walau poligami dinyatakan legal di Arab Saudi, tetapi kaum wanita di sana menolak.

Pengadilan Arab Saudi pun mencoba menjembatani keretakan suami isteri tersebut, mengingat banyak dampak yang ditimbulkan dari sebuah perceraian terhadap anak-anak mereka.

Proses perceraian dilakukan dalam berbagai prosedur, baik secara langsung maupun elektronik. Para istri yang mengajukan perceraian pun sebelumnya telah mendatangi bermacam firma hukum agar dapat mengetahui secara pasti langkah-langkah yang diperlukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya