Berita

Tim Cook/Net

Dunia

Kerusuhan AS, Tim Cook: Selalu Ada Kelompok Yang Tak Acuh Dan Tertidur Selama Revolusi

SABTU, 06 JUNI 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple akhirnya bersuara menanggapi pecahnya kerusuhan massal di Amerika Serikat yang dipicu protes kematian George Floyd. Perusahaan itu mengakui adanya ketidaksetaraan yang dihadapi kaum kulit hitam di AS.  

CEO Apple, Tim Cook, menyatakan Apple selalu menggandeng semua orang yang beragam untuk ikut serta membangun perusahaan itu.

"Apple dengan misinya selalu menciptakan teknologi yang memberdayakan orang untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Kami selalu menarik kekuatan dari keberagaman, menyambut orang-orang dari setiap lapisan kehidupan ke toko kami di seluruh dunia," ujar Tim Cook, dalam pernyataan tertulis yang ia beri judul "Speaking Up on Racism".


Eksekutif teknologi itu tidak mengidentifikasi jumlah dolar tertentu, tetapi mengatakan perusahaan itu menyumbang kepada organisasi termasuk Equal Justice Initiative.

Di luar kontribusi keuangan atau materi yang diberikan Apple, pernyataan tertulis Tim Cook menyerukan ajakan untuk peduli pada semua kaum dan mengubah pandangan perbedaan.

Apple menjadi perusahaan teknologi terbaru yang menyatakan sikapnya terkait isu rasisme.

"Seperti kata-kata Martin Luther King, selalu ada kelompok masyarakat yang ingin kondisi status quo dan tak acuh serta tertidur selama revolusi terjadi. Hari ini bukan saatnya, kelangsungan hidup masyarakat bergantung pada kemampuan kita untuk tetap terjaga, menyesuaikan diri dengan ide-ide baru, untuk tetap waspada dan menghadapi tantangan perubahan," ujar Tim Cook, seperti dikutip dari Deadline.

"Dengan setiap napas yang kita ambil, kita harus berkomitmen untuk menjadi perubahan itu, dan untuk menciptakan dunia yang lebih baik, lebih adil bagi semua orang.

Tidak ada satupun kelompok masyarakat yang bisa kita dibanggakan jika belum bisa menjamin kebebasan akan rasa takut bagi setiap orang yang memberi negara ini cinta, tenaga, dan menjalani hidup mereka," tulis Tim Cook.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya