Berita

Ilusrasi/Net

Dunia

Siap-siap Kena Jerat Hukuman Pidana Jika Berani Menghina Obat Tradisional China

SABTU, 06 JUNI 2020 | 06:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Obat tradisional China adalah sumber kebanggaan nasional negara itu. Pmerintah Partai Komunis menjadikan obat tradisional sebagai warisan budaya yang wajib dilestarikan, dihargai, dan diturunkan secara turun temurun. China tidak akan mentolerir siapa pun yang menghina warisan budaya itu.

Baru-baru ini pemerintah kota Beijing sedang menggodok lagi regulasi yang akan menjatuhkan hukuman bagi orang yang mencemarkan atau merendahkan obat tradisional China. Bila ada yang melakukannya maka akan dikenakan sanksi pidana.

Penggodokan mengenai peraturan ini sudah sampai tahap konsultasi publik sejak bulan lalu. Pihak oposisi pun mengkritik keras atas langkah ini dan perdebatan terbuka di media sosial tak bisa dihindari.


Rencana Beijing menghukum pelaku pencemaran atau merendahkan obat tradisional China dianggap mencederai kebebasan berpendapat.

China telah lama memperluas penggunaan obat tradisional dalam sistem pelayanan kesehatan, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat.
Generasi tua maupun muda di China masih banyak yang setia menggunakan obat tradisional itu. Khasiat obat China bahkan meluas hingga berbagai negara.

Dalam regulasi yang tengah digodok, termasuk di dalamnya adalah agar rumah sakit pemerintah menyediakan obat tradisional China dan lebih mempromosikannya di komunitas dan sekolah. Dama draf peraturan itu juga mengharuskan obat tradisional China dan obat produksi negara-negara Barat digunakan secara bersama-sama, seperti dikutip dari SCMP, Jumat (5/6).

Sebelumnya, China memiliki undang-undang tahun 2016 yang mensyaratkan pemerintah lokal untuk mempromosikan obat tradisional China dengan membuat peraturan daerah masing-masing. Presiden Xi Jinping mendukung penuh peraturan ini.

Ramuan China memang telah dikenal khasiatnya dan popular di Asean bahkan di dunia. Sekitar 25 persen produk obat dan produk kesehatan dari China diimpor ke negara-negara ASEAN. Pada 2017 tercatat ekspor obat-obatan dan alat kesehatan dari China ke negara ASEAN mencapai angka 5,681 juta dolar AS, dan mencapai 992 juta dolar AS khusus untuk wilayah Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya