Berita

Ilustrasi pengisian mobil listrik/Net

Dunia

China Bakal Bangun 5 Juta Tempat Pengisian Mobil Listrik Sampai Akhir 2020

RABU, 03 JUNI 2020 | 11:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Baru bangkit dari terjangan pandemik Covid-19, China mengklaim telah memiliki lebih dari 1,24 juta unit tempat pengisian kendaraan listrik (electric vehicle/EV), masing-masing 531.000 unit pengisian publik dan 712.000 unit milik pribadi.

Jumlah tersebut akan mencapai 5 juta pada akhir tahun 2020 dengan rasio pengisian EV satu banding satu, seperti dilansir China Daily, Selasa (2/6).

Dengan begitu, China telah menunaikan janjinya untuk memajukan pembangunan proyek infrastruktur dalam upaya merangsang permintaan kendaraan energi baru dan mendorong peningkatan industri.


China juga berencana menerbitkan 3,75 triliun yuan (529 miliar dolar AS) atau sekitar 5.455 triliun obligasi pemerintah daerah khusus untuk tahun ini, dengan prioritas diberikan pada infrastruktur baru. Fasilitas pengisian pun akan dibangun lebih banyak lagi untuk mempromosikan penggunaan EV yang lebih luas.

Menurut perkiraan Bloomberg New Energy Finance (NEF), armada mobil listrik di China mencapai 162 juta unit pada 2040. Untuk itu, penting membantu pengguna EV mengisi daya mobil di mana pun mereka pergi.

State Grid Corp of China, sebuah perusahaan utilitas listrik milik negara, telah mengundang 51 perusahaan pengisian daya di seluruh negeri untuk mengatasi kurangnya layanan yang menjembatani stasiun pengisian dan driver. Mereka mengajak bergabung dengan platformnya guna mempercepat interkoneksi fasilitas pengisian daya dan mempromosikan keberlanjutan pengembangan layanan pengisian EV.

State Grid akan meluncurkan produk baru untuk menghubungkan driver EV yang lebih baik, dengan penyedia layanan pengisian daya dan layanan jaringan listrik bulan ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya