Berita

Rekaman CCTV di lokasi saat penangkapan Floyd (kanan bawah)/Net

Dunia

Transkip Pelapor Kepada Polisi Sebelum George Floyd Ditangkap Dan Meninggal

SABTU, 30 MEI 2020 | 16:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kematian George Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun, yang meninggal setelah mengalami kekerasan dari pihak kepolisian memancing amarah warga Minneapolis dan sekitarnya. Floyd diduga menggunakan uang palsu di sebuah toko dan petugas berusaha menangkapnya.

Penangkapan Floyd disusul dengan tindakan yang tidak manusiawi, polisi melakukan kekerasan yang di luar batas dengan menekan leher Floyd hingga tewas, padahal sebelumnya Floyd telah memohon ampun.

Lalu bagaimana mulanya polisi bisa menangkap Floyd dan melakukan kekerasan?


Kejadian itu dimulai dengan masuknya panggilan kepada aparat yang melaporkan ada seseorang menggunakan uang palsu di sebuah toko di Minneapolis. Laporan itu segera direspon.

Namun, respons itu malah berakhir fatal. George Floyd tewas setelah seorang polisi kulit putih menggunakan lututnya untuk menjepitnya dalam sebuah insiden yang direkam dalam video.

Kepolisian Minneapolis merilis transkrip panggilan 911 yang mengarah pada penangkapan dan kematian Floyd. Transkip ini dikutip dari CNN.

Operator: 911 apa alamat daruratnya?

Penelepon: Ini 3759 Chicago Ave.

Operator: Apa yang bisa saya bantu?

Penelepon: Umm.. seseorang datang ke toko kami dan memberi kami uang palsu dan kami menyadarinya sebelum ia meninggalkan toko, dan kami berlari kembali ke luar. Mereka duduk di mobil mereka. Kami mengatakan kepada mereka untuk memberi kami telepon mereka, meminta mereka mengembalikan barang, dan dia juga mabuk, dan kami meminta rokok kami kembali agar ia bisa pulang. Tetapi ia tidak ingin melakukannya, dan dia duduk di mobilnya karena dia terlalu mabuk berat dan dia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Operator: Oke, jenis kendaraan apa yang dia miliki?

Penelepon: Dan... um dia punya kendaraan, yang ah...tunggu sebentar biarkan saya melihat apakah saya dapat melihat izin mengemudinya. Nomor SIM-nya adalah BRJ026.

Operator: Oke, warnanya apa?

Penelepon: Ini warna biru. Itu van biru.

Operator: Van biru?

Penelepon: Ya, van.

Operator: Baiklah, van biru, dimengerti. Apakah di depan atau di 38th St.?

Penelepon: Ah ada di St. 38th

Operator: Di St. 38. Jadi, orang ini memberikan uang palsu, apakah dia mengambil rokok Anda, dan dia di bawah pengaruh sesuatu?

Penelepon: Sepertinya begitu, ya. Dia bertingkah aneh.

Operator: Seperti apa dia, ras apa?

Penelepon: Um, dia pria yang tinggi. Dia seperti tinggi dan botak, sekitar 6, ... 6 1/2 inci, dan dia berlaku aneh sehingga dia mulai pergi, mengendarai mobil.

Operator: Oke, perempuan atau laki-laki?

Penelepon: Um...

Operator: Apakah perempuan atau laki-laki?

Penelepon: (Berbicara dengan orang lain) - dia bertanya (tidak terdengar) satu detik. Halo?

Operator: Apakah perempuan atau laki-laki yang melakukan ini?

Penelepon: Itu laki-laki.

Operator: Oke. Apakah dia berkulit putih, hitam, asli, Hispanik, Asia?

Penelepon: Kira-kira seperti itu.

Operator: Yang mana? Putih, hitam, asli, Hispanik, Asia?

Penelepon: Tidak, dia pria kulit hitam.

Operator: Baiklah.

Penelepon: Bagaimana hari Anda?

Operator: Tidak terlalu buruk.

Penelepon: Hari yang melelahkan, ya?

Operator: Siapa nama Anda?

Penelepon: Nama saya (disensor)

Operator: Baiklah, nomor telepon Anda?

Penelepon: (Disensor)

Operator: Baiklah, saya telah mengirim bantuan ke sana. Jika kendaraan itu atau orang itu pergi sebelum kita sampai di sana, telepon saja kita kembali, kalau tidak regu kita akan segera tiba di sana, oke?

Penelepon: Tidak masalah.

Kematian Floyd menimbulkan banyak protes di jalanan. Kerumunan pemrotes menyesaki tempat-tempat penting seperti di kawasan Gedung Putih. Bahkan kantor polisi sampai dibakar pada malam ketiga demonstrasi atas kematian Floyd. Sejumlah gedung dijarah dan dirusak sebagai aksi protes warga.  

Lebih dari 170 toko rusak atau dijarah, menurut polisi. Garda Nasional Minnesota kemudian dimobilisasi ke kedua kota.

Pemeriksa medis mencatat Floyd memiliki masalah jantung ditambah dengan efek minuman keras. Saat ditangkap, Floyd berusaha melawan sebelum diborgol. Namun, tidak ada rekaman video saat dimulainya penangkapan, kecuali Flyod telah jatuh ke tanah dan dijepit dengan lutut aparat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya