Berita

Seekor monyet tengah berjalan di tengah jalan raya yang ditutup di India/Reuters

Dunia

Duh! Monyet Curi Sampel Darah Pasien Covid-19, Warga Waswas

SABTU, 30 MEI 2020 | 03:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ada-ada saja ulah sekelompok monyet di India ini. Monyet-monyet liar tersebut menyerang seorang pejabat medis yang tengah berjalan di kampus sebuah perguruan tinggi kedokteran yang dikelola pemerintah di Meerut, India pekan ini.

Pejabat medis yang diserang itu merupakan seorang teknisi laboratorium.

Ketika penyerangan terjadi, kelompok monyet itu juga mencuri barang bawaan sang pejabat medis itu dan kemudian lari tunggang langgang membawa barang tersebut.


Mirisnya, barang yang dicuri itu adalah sampel darah yang terinfeksi oleh virus corona atau Covid-19. Petugas medis tersebut sedang dalam perjalanan untuk membawa sampel darah ke laboratorium untuk diteliti.

"Monyet mengambil dan melarikan diri dengan sampel darah dari empat pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan, kami harus mengambil sampel darah mereka lagi," kata seorang pejabat tinggi kampus kedokteran tersebut, Dr S. K. Garg (Jumat, 29/5).

Pihak berwenang sejauh ini belum menemukan sampel darah itu lagi. Mereka juga tidak mengetahui apakah monyet-monyet tersebut telah menumpahkan sampel darah itu atau tidak.

Namun kejadian itu membuat warga yang tinggal di sekitar kampus was-was. Mereka khawatir, monyet-monyet yang memang biasa berkeliaran bebas itu membawa sampel darah ke wilayah pemukiman.

Sementara itu, Garg juga menjelaskan bahwa pihaknya belum mengetahui apakah monyet-monyet itu dapat tertular virus corona jika mereka bersentuhan dengan darah yang terinfeksi itu atau tidak.

"Tidak ada bukti yang ditemukan bahwa monyet dapat tertular infeksi," kata Garg kepada Reuters.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya