Berita

Paulo Eduardo Martins politikus Partai Sosial Brasil/Net

Dunia

Anggota Parlemen Brasil Bocorkan Dokumen China Yang Menekannya Untuk Tidak Menyinggung Pelantikan Presiden Taiwan

SELASA, 26 MEI 2020 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dokumen tekanan China terhadap Brasil bocor. Secara eksklusif Dewan Perwakilan Brasil menerima peringatan pernyataan yang terangkum dalam dokumen tersebut. Dalam dokumen itu, kedutaan Tiongkok merekomendasikan agar anggota parlemen Brasil diam tentang pelantikan presiden Taiwan.

Wabah virus corona yang melanda Wuhan pertama kali, semakin memperuncing pertikaian antara China dan Taiwan, dan secara tak terduga menyeret Brasil. Gelombang 'Badai China' pun dimobilisasi secara spontan. Brasil meluncurkan aksi populer global dengan tagline 'Salut untuk Demokrasi Taiwan' dan 'Selamat atas Pelantikan Presiden Tsai Ing-wen'.

Dokumen itu kemudian diunggah oleh politikus dari partai sosial Brasil, Paulo Eduardo Martins. Martins mentweet bahwa pihaknya menerima surat dari kedutaan besar Tiongkok sebelum Presiden Tsai Ing-wen dilantik menjadi Presiden Taiwan pada Rabu (20/5) lalu.


Dalam surat tersebut pihaknya diminta untuk tetap diam tentang pelantikan Presiden Tsai.

Martins menyebut kedutaan China begitu 'otoriter'. Namun, ia tetap  menyampaikan ucapan selamat walau terlambat kepada Presiden Tsai.

“Dalam sebuah surat, kedutaan besar China yang otoriter menasehati anggota parlemen Brasil untuk tidak berbicara tentang pelantikan presiden Taiwan. Ini adalah pelanggaran. (Ada orang) mengatakan bahwa kita seharusnya tidak memberi selamat kepada presiden. Meskipun terlambat Saya  ingin mengucapkan selamat kepada Presiden Tsai Ing-wen pada pelantikannya,” kata Martins dalam cuitannya.

Kementerian Luar Negeri Taiwan juga meneruskan tweet tersebut.

Isi dari dokumen itu antara lain, menyinggung soal prinsip 'One China' sebagai dasar pemerintahan dalam hubungan internasional, konsensus yang diakui secara universal oleh komunitas internasional, dan dasar politik untuk pembentukan hubungan antara China dan negara-negara lain di dunia.

Disebutkan dalam dokumen itu bahwa China sangat berterima kasih kepada Kongres Brasil untuk penghormatannya terhadap prinsip satu-China. Namun, dalam menanggapi upacara pelantikan pemimpin  Taiwan, Tsai Ing-wen, pada 20 Mei lalu, China mengharapkan Kongres Brasil untuk mengambil tindakan yang perlu dan preventif terhadap semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat berdasarkan prinsip satu China.

Dokumen itu dengan tegas menyampaikan agar menghindari hal-hal sensitif tentang Taiwan, seperti membuat pernyataan atau pernyataan yang melemahkan prinsip satu-China, seperti merujuk pada pemilihan ulang, atau memberikan ucapan selamat kepada otoritas Taiwan, atau berinteraksi dengan salah satu unit di atas.

Terlihat dalam unggahan, dalam dokumen itu tidak ada tanda tangan Duta Besar Tiongkok Yang Wanming, namun menggunakan kop surat resmi kedutaan Tiongkok.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya