Berita

Proses pemakaman Jenderal (Purn) Djoko Santoso/Net

Publika

Obituari Jenderal Joko Santoso: Wasiat Indonesia Hebat Untuk Rizal Ramli

SENIN, 11 MEI 2020 | 11:31 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

BEBERAPA waktu menjelang perayaan 17 Agustus tahun 1946 Jenderal Sudirman yang tak henti-hentinya masuk keluar hutan untuk bergerilya tak punya baju bagus untuk upacara, Sukarno yang memperlakukan Sudirman sudah seperti saudara kandung, mengirimkan sepucuk surat.

“Saudaraku. Hari Nasional 17 Agustus sudah mendekat. Saya kira saudara tak mempunyai uniform yang bagus. Maka bersama ini saya kirim bahan untuk uniform baru. Haraplah diterima, sebagai tanda persaudaraan kita...”

Sukarno kerap berkirim surat kepada Sudirman. Mereka ibarat “kawan seiring berbeda jalan” dalam memperjuangkan kemerdekaan.


Yang satu menempuh jalan politik. Satunya lagi cara militer. Namun untuk mencapai tujuan yang sama.

Di masa revolusi fisik tokoh-tokoh sipil dan militer berbaur jadi satu, sehingga ada semacam konsensus akan tetap saling menjaga apabila diantaranya ditawan musuh atau gugur, sehingga perjuangan tetap dapat dilanjutkan.

Hubungan Sukarno-Sudirman juga mengalami pasang-surut yang kadang diwarnai ketegangan.

Tatkala Agresi Kedua Belanda, 1948, terjadi perbedaan pandangan di antara mereka, yang berakhir dengan rekonsiliasi, dan sebagai pesan kepada dunia internasional bahwa Republik masih berdaulat,  foto berangkulan Sukarno-Sudirman yang dibuat fotografer Frans Mendur  jadi bukti solidnya kekuatan politik & militer RI dalam mempertahankan kemerdekaan.

Tradisi persahabatan seperti itu dalam konteks yang berbeda masih dapat kita temukan antara Dr Rizal Ramli dengan Jenderal Joko Santoso yang pada Minggu 10 Mei kemarin berpulang ke Rahmatullah...

Rizal Ramli dan Jenderal Joko Santoso adalah sahabat lama. Bahkan jauh sebelum sang jenderal menjadi Panglima TNI di era SBY.
Rizal dan Joko sudah lebih dulu saling mengenal.

Rizal Ramli adalah penasehat ekonomi ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)/Fraksi ABRI DPR RI di awal tahun ‘90-an.

Sebagai ekonom yang berani dan memihak rakyat Rizal Ramli menjalani pergaulan yang sangat luas dengan para jenderal di era itu.

Bukan berlebihan apabila banyak perwira menengah dan perwira tinggi pada masa itu yang menempatkan Rizal Ramli sebagai guru, dalam pemahaman terhadap persoalan-persoalan ekonomi.

Jenderal Joko Santoso dan Rizal Ramli kedua-duanya adalah anak guru. Yang sejak kecil bukan hanya ditempa oleh kedisiplinan dalam menekuni pelajaran di sekolah, tetapi dari orangtua mereka juga disemaikan benih-benih kecintaan terhadap tanah air dan bangsa serta sifat-sifat patriotik.

Jenderal Joko Santoso yang dikenal sebagai Jenderal Tempur memiliki karir yang cemerlang, cerdas, halus budi, dan bersahaja.

Rizal dan Joko memiliki pertautan hati yang sama mengenai nasib masa depan bangsa dan negeri ini. Keduanya menaruh kepedulian yang tinggi dan sama-sama menginginkan Indonesia lebih baik dari hari ini.

Barangkali pula sudah kehendak jalannya takdir. Beberapa waktu sebelum wafat sang jenderal bertemu Rizal Ramli.

Jenderal Joko Santoso seperti berwasiat dengan mengatakan:

“Saya tidak punya ambisi pribadi lagi. Saya hanya ingin melihat Indonesia hebat dan makmur. Tolong Mas Rizal. Saya tau Mas Rizal sudah berjuang untuk Indonesia sejak dari muda...”

Rizal Ramli sangat terharu.

Sang jenderal seperti baru melepas beban dari pikiran dan perasaannya.

Wartawan senior

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya