Berita

Lapas Pondok Rajeg, Cibinong/Net

Pertahanan

Beredar Kabar 2.800 Napi Lapas Pondok Rajeg Bakal Dibebaskan, Begini Penjelasan Ditjen Pas

RABU, 06 MEI 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Publik dikejutkan dengan sebuah video berdurasi 30 detik yang menyebutkan 2.800 narapidana (napi) di Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Jawa Barat, akan dibebaskan pada 6 dan 7 Mei ini.

Video yang tersebar di media sosial ini memperlihatkan sebuah peta Lapas Pondok Rajeg, dilengkapi suara seorang lelaki yang mendeskripsikan hal tersebut.

Saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Rika Apriyanti, dengan tegas membantah kabar tersebut.


Sebab, menurut Rika Apriyanti, data yang disebutkan dalam video tersebut tidak sesuai dengan jumlah napi yang menghuni Lapas Pondok Rajeg, Cibinong.

"Kalau ada yang bilang akan dibebaskan atau dikeluarkan narapidana sebanyak 2.800 orang, itu adalah hoax," jelas Rika Apriyanti, Rabu (6/5).

Lebih rinci, mantan Kasubag Publikasi Ditjen Pas ini menyebutkan, jumlah penghuni Lapas Pondok Rajeg ada 1.007 napi. Sementara itu, jumlah penghuni Lapas Bogor adalah 827 napi.

Kalaupun jumlah napi di 2 Lapas ini digabung, jumlahnya pun tidak mencapai 2.800 Napi. Hanya 1.834 napi saja.

"Artinya ada penyebaran kebohongan yang tidak beralasan," tegas Rika Apriyanti.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya