Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

PKS: Kondisi Bansos Di Lapangan Parah, Datanya Berantakan

SENIN, 04 MEI 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Data calon penerima bantuan sosial (Bansos) baik berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun sembako dalam rangkan jaring pengaman sosial (social safety net) pandemik Covid-19 harus benar-benar diperbaiki pemerintah.

Sebab berdasarkan fakta di lapangan, masih banyak arga terdampak Covid-19 tidak kebagian bantuan karena data yang semrawut.

"Kondisi di lapangan parah. Data tidak akurat ditambah manajemen logisktik yang berantakan. Hasilnya bukan membawa ketenangan, malah membawa kekisruhan. Data diperbaiki agar akurat dan benar. Data, data, dan data yang pertama," tegas Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (4/5).


Ia melanjutkan, perlu ketegasan dan instruksi satu komando dalam pendistribusian bantuan agar benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat rentan yang sangat membutuhkan bantuan.

"Mesti tegas komandonya, data diperbaiki agar akurat dan benar. Segera update dan verifikasi," ujar legislator Dapil DKI Jakarta ini.

Adapun untuk verifikasi dan perbaharuan data calon penerima Bansos ini bisa dilakukan dengan korrdinasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Sederhana, tugaskan Pemda, siapkan monitoring dan pendampingannya. Ada tiga bantuan, yakni pusat, provinsi dan Pemda Kota/Kabupaten. Jika manajemen data dan logistik tidak rapi, berpotensi ‘pabaliet’ atau berantakan. Ayo pemerintah kerahkan semua kemampuan," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya