Berita

Ilustrasi penanganan jenazah karena Covid-19/Net

Politik

TKA China Di Morowali Meninggal Diduga Terjangkit Covid-19, DPR Minta PT DSI Ditutup Sementara

SENIN, 04 MEI 2020 | 04:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di perusahaan baja PT Dexin Steel Indonesia (DSI) ditemukan meninggal di dalam kamar messnya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (1/5) lalu.

Meski diduga terkena serangan jantung, petugas medis yang memeriksa dan mengevakuasi jenazah mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap layaknya menangani korban virus corona baru (Covid-19).

Menanggapi peristiwa tersebut, anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan meminta agar pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah, segera melakukan pemeriksaan menyeluruh di kawasan perusahaan tersebut guna menentukan tindakan selanjutnya.


“Kita perlu sekali mengambil langkah pencegahan. Jangan sampai tindakan yang tidak tegas dari pemerintah bisa berdampak bencana kemanusiaan di Sulteng,” kata Wulan, Minggu (3/5).

Anggota Fraksi Partai Nasdem ini menambahkan, perusahaan wajib membangun fasilitas kesehatan yang memadai dan memastikan perusahaan mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada karyawan secara keseluruhan.

Di samping itu, Wulan mendesak agar manajemen PT DSI melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 terhadap seluruh pekerja di perusahaan yang berada di dalam kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) itu, kendati terhadap korban telah dilakukan rapid test yang hasilnya negatif.

"Perlu adanya repid test untuk semua karyawan, bukan hanya untuk mengetahui positif atau tidak saja, tetapi juga kan untuk mengetahui kondisi masing-masing karyawan semua karena hal ini sangat penting sebagai langkah antisipatif dan menjaga semua,” paparnya.

Dengan melakukan rapid test, lanjut dia, akan diketahui langkah atau tindakan selanjutnya, apakah perlu dilakukan isolasi atau tidak.

“Dan apabila sudah dilakukan repid test jadi bisa diketahui dan bisa diambil langkah selanjutnya mana yang harus diisolasi mandiri dan mana yang tidak. Tentu harus ada penanganan apabila ada yang positif jangan sampai hal serupa terjadi seperti contoh PT. HM. Sampoerna,” jelas Wulan.

Menurut anggota DPR yang terpilih di Dapil Jawa Tengah III ini, jika terdapat karyawan yang terjangkit Covid-19 maka perusahaan tersebut harus berhenti beroperasi untuk sementara waktu dan melakukan langkah-langkah protokol kesehatan.

"Kalau memang ada yang terjangkit pastinya harus ditutup ya karena kita melihat bahwa interaksi antarkaryawan ini kan sangat sering dan sosial distancing ini kan juga sulit diterapkn di lingkungan kerja. Oleh sebab itu memang harus dilakukan penutupan sementara demi keselamatan semuanya,” ujar Wulan.

“Sekali lagi saya tegaskan kalau memang sudah ditemukan bahwa ada yang terjangkit (Covid-19) pemerintah wajib mendesak perusahaan agar ditutup sementara,” tandas Wulan.

Humas PT IMIP Dedi Kurniawan membenarkan seorang TKA asal China yang bekerja di PT DSI yang terletak di dalam kawasan PT IMIP ditemukan meninggal di dalam kamarnya.

"Iya benar, itu kejadiannya Jumat (1/5) lalu, diduga depresi dan terkena serangan jantung sehingga dapat merenggut nyawanya," kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5).

Menurut Dedi, terhadap korban telah dilakukan rapid test Covid-19 dan hasilnya adalah negatif. "Penggunaan APD saat evakuasi merupakan upaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya