Berita

Gedung DPR RI/Net

Politik

Tentang ‘Perppu Covid-19’, Mahasiswa Diingatkan Agenda Reformasi Melawan Korupsi

MINGGU, 03 MEI 2020 | 18:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Semakin banyak tokoh masyarakat dan anggota DPR RI yang secara terbuka menyatakan keberatan dan penolakan dengan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) 1/2020 yang diundangan pada tanggal 31 Maret lalu.

Perppu itu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional  dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan, serta telah dicatat dalam Lembar Negara tahun 2020 nomor 87.

Kalangan aktivis prodemokrasi menyambut baik penolakan yang disampaikan sejumlah anggota DPR.


Menurut Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Iwan Sumule, sudah sepantasnya DPR sebagai sebuah lembaga menolak Perppu 1/2020 dan mencegahnya menjadi UU.

Salah satu poin penting di dalam Perppu 1/2020 itu adalah keinginan pemerintah untuk mendapatkan imunitas hukum dari kebijakan yang mereka ambil.

“DPR harus menolak Perppu 1/2020 agar tidak menjadi UU. Akan sia-sia minta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengawasi pelaksanaan Perppu itu karena apabila menjadi UU maka pelaksana atau pengguna uang negara memiliki imunitas hukum,” ujar Iwan Sumule.

“Perppu itu pun menghilangkan hak budgeter yang dimiliki DPR sebagai fungsi dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga eksekutif,” sambungnya.

Mencermati perkembangan yang tengah terjadi terkait penolakan terhadap Perppu 1/2020 itu, Iwan Sumule menambahkan, semestinya mahasiswa kembali bergerak. Iwan mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi adalah salah satu amanat Reformasi, dan menjadi tugas suci mahasiswa untuk berdiri di garis depan dalam perang melawan korupsi, termasuk korupsi yang menggunakan kebijakan atau criminal policy.

“Mahasiswa harus tampil kembali seperti saat menolak RUU KPK dan RUU KUHP beberapa waktu lalu,” ujar Iwan lagi.

Masih dikatakan oleh Iwan, semakin banyak anggota DPR RI yang kini menyadari bahwa “Perppu Covid-19” tidak hanya berpotensi menabrak konstitusi negara, tapi juga mengkhianati amanat reformasi.

“Perppu Covid-19 juga membuat ruang korupsi menganga, dan megaskandal seperti kasus BLBI dapat terjadi kembali. Kita sudah lihat tanda-tanda ke arah ini dalam proyek Kartu Pra Kerja yang dilakukan tanpa tender yang transparan,” sambungnya.  

Iwan Sumule mengingatkan, mahasiswa adalah penggerak perubahan dan pewaris perubahan. Mahasiswa Indonesia, masih ujar Iwan Sumule, pernah bersama dan bersatu bergerak mendorong perubahan.

“Sekarang pun pasti bisa. Mari tuntaskan agenda Reformasi,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya