Berita

Ilustrasi TKA Asal China/Net

Politik

DPR: Impor TKA China Sama Saja Pemerintah Gagal Kelola Kualitas Pekerja Lokal

MINGGU, 03 MEI 2020 | 15:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing asal China dilakukan karena alasan minimnya kemampuan pekerja Indonesia di sejumlah bidang.

Pernyataan yang disampaikan Kemenaker tersebut pun menunjukkan tabir bahwa pemerintah gagal dalam meningkatkan kualitas pekerja di Indonesia.

“Ini secara tidak langsung menunjukkan kegagalan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kompetensi pekerja sesuai kebutuhan industri,” kata anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, Minggu (3/5).


Sejatinya, ia berpandangan bahwa sumber daya manusia di Tanah Air cukup melimpah. Hal itulah yang disayangkan DPR lantaran beberapa perusahaan justru memilih mengimpor para pekerja dari luar negeri.

Mengenai alasan ketidakkompetennya para pekerja lokal, seharusnya pemerintah melakukan cara lain di luar mendatangkan pekerja asing.

“Kalau belum sesuai kompetennya kan bisa dilakukan re-skilling dan ini justru menjadi refleksi sekaligus evaluasi buat pemerintah dong. Segitu banyaknya jumlah pekerja lokal, masa sih enggak ada yang punya kompetensi yang dibutuhkan,” tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya