Berita

Konferensi pers Rakernas I PAN/Net

Politik

Patuhi Imbauan Pemerintah, PAN Gelar Rakernas Melalui Video Conference

MINGGU, 03 MEI 2020 | 13:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional agendakan gelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada tanggal 5 Mei 2020.

Rakernas ini merupakan agenda perdana usai gelaran Kongres V PAN yang dimenangkan petahanan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum.

"Rapat kerja nasional I PAN akan diselenggarakan pada hari Selasa (5/5), mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB," ujar Ketua SC Rakernas I PAN, Viva Yoga Mauladi dalam pers conference virtual, Minggu (3/5).


Viva Yoga menyebutkan, dalam rangka mematuhi kebijakan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Maka, Rakernas I PAN digelar dengan sarana video vonference.

"Aplikasi yang digunakan adalah Zoom meeting dan streaming di Youtube dan Facebook," kata Viva.

Dijelaskan Viva, peserta dan peninjau Rakernas I PAN berjumlah 645. Rinciannya, peserta dari unsur DPP, termasuk Dewan Pemasihat, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, dan Mahkamah Partai berjumlah 63 orang.

Peserta dari unsur DPW untuk ketua dan sekretaris berjumlah 68 orang dan peninjau dari unsur DPD hanya ketua berjumlah 514 orang, termasuk mengundang para pendiri dan tokoh senior PAN.

Ditambahkan Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, menyebutkan bahwa rakernas kali ini akan berlangsung berbeda dari gelaran sebelumnya.

"Pelaksanaan rakernas ini agak unik tahun ini, dengan segala keterbatasan gerak masyarakat yang belum dilonggarkan, kami nggak mau menghentikan proses konsolidasi intenernal," kata Eddy.

"Dengan menggunakan teknologi, kami tetap lakaanakan rakernas yang sudah direncakan sejak sebulan lalu," pungkasnya.

Setidaknya ada tiga agenda penting dalam Rakernas. Yakni menjabarkan hasil kongres dalam bentuk program kerja pemenangan pemilu; merumuskan dan menetapkan kebijakan partai dalam setahun sebagai bagian dari  penjabaran hasil kongres; serta menetapkan perubahan peraturan partai.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya