Berita

Politisi PDIP Hasnaeni saat berikan bantuan/RMOL

Politik

'Wanita Emas ' PDIP Bagikan Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

MINGGU, 03 MEI 2020 | 11:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politikus PDIP Hasnaeni atau yang lebih dikenal dengan sapaan ‘Wanita Emas' menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada warga tak mampu yang terdampak virus corona baru (Covid-19).

Bantuan diberikan kepada warga di dekat kediamannya di wilayah Kemang Timur V, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Saya berikan bagi warga yang terdampak Covid-19. Bantuan berupa Beras 5 Kg per kepala keluarga, masker, dan uang tunai," kata Hasnaeni, Minggu (3/4).


Bantuan sosial ini, kata Hasnaeni, memang rutin dilakukannya setiap tahun selama bulan suci Ramadhan. Saat ini, bantuan diberikan bertepatan dengan adanya pandemi Covid-19. Sebanyak 200 paket sembako dibagikan oleh Hasnaeni kepada warga miskin yang membutuhkan.

Adapun total bantuan yang telah diberikan kepada warga terdampak Covid-19 yakni 5 ton beras. Pembagian sudah dilakukan di seluruh pulau Jawa bahkan di luar pulau Jawa.

Sebelum dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, pembagian beras dan sembako dilakukan di Gowa, Sulawesi Selatan. Dirinya menyampaikan, rencananya bantuan ini akan terus dilakukan setiap pekannya terutama di wilayah zona merah Covid-19.

Dalam kesempatan ini, wanita yang ramai saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti aturan dari pemerintah, yakni dengan menjaga jarak, gunakan masker dan menerapkan pola hidup bersih agar covid-19 cepat berlalu.

“Masyarakat harus tertib mengenai protokol yang dianjurkan pemerintah, agar cepat selesai untuk covid-19 ini," katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendapatkan paket bantuan sembako bernama Yuni (48) mengucapkan terima kasih atas pemberian bantuan ini. Ia merasa terbantu apalagi di saat masa pandemi corona yang saat ini masih berlangsung.

“Terimakasih banyak atas bantuannya ibu Hasneini. Saya merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, apalagi sejak adanya pandemi ini,” tutup Yuni.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya