Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY: Pandemik Covid-19 Ajarkan Pentingnya Beragama Secara Logis Dan Rasional

MINGGU, 03 MEI 2020 | 10:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Umat Islam menjalani bulan suci Ramadhan kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan saat ini tengah mewabah virus corona baru (Covid-19) di seluruh dunia.

Demikian yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui akun twitter pribadinya.

"Ada pelajaran berharga dari momentum Ramadhan saat ini. Pertama, pandemik ini mengajarkan pentingnya beragama secara logis dan rasional," ujarnya pada Minggu (3/4).


AHY mengungkapkan, hubungan agama dan ilmu pengetahuan itu saling menguatkan. Islam juga mengajarkan konsep ikhtiar untuk menjauhkan diri dari kemudharatan yang lebih besar

Pelajaran berharga berikutnya, lanjut AHY, Pandemik ini memberi ruang untuk mendekatkan diri pada Tuhan melalui ibadah di tengah keheningan sosial, kontemplasi dan muhasabah diri guna menemukan hikmah.

"Pandemik jadi pemantik bagi kepedulian kepada sesama, lewat gerakan Solidaritas Sosial Berskala Besar," kata AHY.

Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengajak semua pihak untuk dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari momentum Ramadhan di tengah pandemik Covid-19.

"Dengan menyempurnakan ikhtiar yang disertai dengan doa dan keyakinan, insya Allah ada secercah harapan yang terang di ujung jalan," pungkas AHY.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya