Berita

Mobil travel asal zona merah mampu menembus penyekatan hingga ke Lampung/RMOLLampung

Nusantara

Lolos Dari Penyekatan, Mobil Penuh Penumpang Tembus Hingga Ke Lampung

SENIN, 27 APRIL 2020 | 15:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses penyekatan yang dilakukan sebagai upaya mencegah masyarakat melakukan mudik ternyata belum maksimal. Masih ada 'kebocoran-kebocoran' yang membuat kendaraan asal zona merah bisa lolos hingga tujuan.

Buktinya, sebuah mobil travel asal zona merah Jabodetabek, mampu lolos dari penyekatan dan mengantar penumpangnya hingga ke Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Hebatnya, hal ini dilakukan setiap pekan.

Dalam penuturannya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (27/4), pengemudi mobil bernama Andre mengaku berangkat dari Kota Bogor tengah malam kemarin.


Menurut pengakuannya, tak ada pemeriksaan mobil dan penumpang di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Begitu pula ketika masuk Kota Bandarlampung hingga Kabupaten Pesawaran, lolos tanpa ada pemeriksaan kendaraan dan penumpang.

Sopir dan penumpangnya hanya diperiksa dua kali di Posko Covid-19 di Posko Pugung dan Posko Talangpadang, Kabupaten Tanggamus.

Di Pos Pugung, kendaraan hanya disemprot saja sedangkan para penumpang tetap berada dalam kendaraan. Di Posko Talang Padang, semua penumpang diturunkan dan dicek suhu tubuh.

Menurut Andre, biasanya pemeriksaan ketat di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Merak dilakukan sebelum pukul 01.00 WIB dini hari.

“Buktinya, kami yang lewat di atas jam itu tak diperiksa,” katanya.

Anita, seorang penumpang asal Bogor dengan tujuan Pekon Kaorgading, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus mengatakan, hanya dia yang berangkat dari Bogor. Selebihnya penumpang dari Bekasi dan Tangerang.

Ia mengatakan, kendaraan travel diisi 11 orang termasuk supir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya