Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (di podium)/Net

Nusantara

Fahira Idris: Harus Diakui Anies Baswedan Bergerak Cepat Tangani Covid-19

SENIN, 27 APRIL 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemik virus Corona baru (Covid-19) merupakan ujian kepemimpinan bagi setiap pemimpin baik yang berada di Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

Demikian yang disampaikan DPD RI asal Jakarta, Fahira Idris saat menanggapi hasil survei dari Lembaga Survei Median yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai kepala daerah paling baik menangani virus corona.

"Saya tidak bermaksud memuja-muji Pak Anies ya, tetapi harus diakui dan dari fakta yang kita lihat selama ini Pemprov DKI dan Gubernur Anies sudah bergerak begitu cepat," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).


Menurut Fahira, kecepatan dan ketepatan waktu adalah tantangan utama yang harus diutamakan dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 ini.

"Artinya, setiap detik saat ini sangat berarti karena bisa menyelamatkan banyak nyawa. Oleh karena itu harus benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin dengan kebijakan dan aksi yang cepat, tepat, terukur, dan tegas," jelasnya.

Senator Jakarta ini juga mengatakan, untuk penangangan Covid-19, sesungguhnya Anies Baswedan sudah mulai bekerja sejak kasus virus corona muncul di China pada Januari lalu.

"Artinya apa? walau saat itu penyebarannya masih di Wuhan, tetapi Pak Anies paham potensi penyebaran virus ini ke seluruh dunia sangat besar, karena saat ini hampir semua negara di dunia terkoneksi. Terlebih Jakarta yang merupakan ibu kota dan pintu gerbang masuknya orang asing ke Indonesia," terang Fahira.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya