Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Fastabiqul Khoirot Melawan Corona

SENIN, 20 APRIL 2020 | 07:22 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ANGGOTA DPR RI yang pernah menerima anugrah MURI sebagai profesor termuda perguruan tinggi swasta di Indonesia, Prof Hendrawan Supratikno menegaskan bahwa virus Covid-19 tidak pandang SARAS (suku, agama, ras, aliran, status) terbukti mulai dari rakyat jelata sampai perdana menteri dan putra mahkota kerajaan terjangkit Corona.

Namun di sisi lain, ancaman Covid-19 membuat umat manusia juga sadar untuk tanpa pandang SARAS bersatupadu melawan angkara murka virus Corona!
 
Gereja dan Desa



Secara tanpa pandang SARAS, segenap warga Indonesia bersatupadu dalam perjuangan melawan angkara murka pageblug Corona. Misalnya di berbagai pelosok Indonesia, para jemaah Gereja Kristen Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras dan status secara sukarela swadaya mengembangkan program bakti kemanusiaan bagi masyarakat yang menbutuhkan bantuan sembako, masker dan busana hazmat.

Gerakan kemanusiaan juga dikembangkan oleh masyarakat pedesaan yang kerap dianggap lemah daya ekonomi oleh masyarakat perkotaan. Semisal gerakan kemanusiaan prakarsai penulis Agus M. Irkham yang berdomisili di Desa Lebo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Melalui jejaring dunia maya ke berbagai pelosok di dalam mau pun luar negeri, Agus M. Ikhran menggalang dana Melalui program Ikagrissa Peduli Covid-19 atas prakarsa Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Gringsing (Ikagrissa) Kabupaten Batang.

Bakti kemanusiaan berupa sumbangsih dana yang diwujudkan ke dalam bentuk paket bantuan sembako. Donatur tidak hanya dari alumni tapi juga masyarakat Batang, Jakarta, Jogjakarta, dan kota lainnya.

Paket sumbangsih sembako berisi beras, telur, minyak goreng dan mie instan telah didistribusikan secara sepenuhnya gratis ke warga fakir, miskin, janda tua, dan orang-orang yang nafkahnya terdampak Covid-19 seperti tukang becak, ojek, asongan keliling, guru ngaji dan opir angkot.

Pemulasaraan Jenazah


Presiden Partai Keadilan Sosial, Mohamad Sohibul Iman memberikan penghargaan dan penghormatan kepada enam anggota Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 DPD PKS Solo dalam teleconference Sabtu (18/4).

Sohibul Iman mengapresiasi Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 PKS Solo yang berinisiatif membantu pengurusan jenazah Covid-19 di saat ada pihak tmelakukan penolakan terhadap jenazah Covid-19 "Saya ucapkan terima kasih karena apa yang tim lakukan sama dengan perjuangan tim medis karena langsung berinteraksi dengan protokol yang ketat dan sesuai standar," papar Sohibul Iman.

Gagasan membantu pemulasaraan jenazah oleh PKS Solo seperti angin segar karena di saat bersamaan masih ada beberapa pihak justru melakukan penolakan terhadap jenazah Covid-19.

Tim Pemulasaaran Jenazah Covid-19 PKS Solo sesuai protokol dan standard juga merawat para jenazah tanpa pandang SARAS. Mengharukan bagaimana bangsa Indonesia gigih melakukan Fastabiqul Khoirot demi bersaing  berbuat baik dalam pertempuran melawan angkara murka Corona. Merdeka!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya