Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jenazah Menumpuk Di Panti Jompo Di AS, Karena Covid-19?

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 17 jenazah ditemukan menumpuk di sebuah panti jompo di New Jersey. Mayat-mayat tak terurus itu dilaporkan oleh seseorang yang menelepon kantor polisi.

Kepolisian di kota kecil Andover menemukan jasad-jasad tak terurus itu dan memperkirakan para staf di rumah jompo itu tidak bisa lagi mengurus semua itu karena kurangnya tenaga di sana.

Mayat-mayat itu berada di Panti Jompo Andover Subacute and Rehabilitation Unit, sebuah panti jombo terbesar di New Jersey, negara bagian Amerika Serikat (AS).


New Jersey termasuk yang terdampak parah akibat pandemik corona.

Penyebab kematian 17 orang tersebut belum dikonfirmasi lagi, namun sebelumnya 68 orang telah meninggal di panti jompo itu baru-baru ini dan 26 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Chaim Scheinbaum, salah satu pemilik panti jompo, menyebut bahwa kamar mayat di panti itu biasanya menampung empat jasad. Tidak bisa lebih, seperti yang ditemukan.

"Staf jelas kewalahan dan mungkin kekurangan staf," kata Kepala Kepolisian Andover Eric C. Danielson, melansir CNN, Jumat (17/4).

Gubernur New Jersey Phil Murphy memerintahkan dilakukan penyelidikan. Ia tidak habis pikir mengapa jasad-jasad itu dibiarkan menumpuk.

Wabah virus corona menjadi ancaman untuk lansia, dan telah banyak merengut nyawa orang-orang di panti-panti jompo di AS.

Hingga saat ini, Covid-19 telah menewaskan lebih dari 32 ribu orang di Amerika Serikat. New Jersey menjadi yang paling parah terdampak Covid-19 setelah New York.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya