Berita

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega/Net

Dunia

33 Hari Tak Ada Kabar, Presiden Daniel Ortega Akhirnya Muncul Depan Publik

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seseorang yang paling ditunggu-tunggu oleh warga Nicaragua muncul. Presiden Daniel Ortega yang menghilang selama kurang lebih 33 hari akhirnya tampil depan publik.

Dengan penuh pertanyaan, warga menyaksikan Ortega berbicara dalam siaran televisi pada Rabu malam (15/4). Kendati begitu, mantan gerilyawan sayap kiri itu tidak menjelaskan ketidakhadirannya selama lebih dari sebulan terakhir, ketika negaranya digempur oleh wabah virus corona baru.

"Kami tidak berhenti bekerja, karena jika orang-orang tidak bekerja, mereka mati. Kami adalah negara dengan orang yang bekerja, orang yang tidak akan mati kelaparan," ujar Ortega.


Dimuat Reuters, Ortega yang saat ini berusia 74 tahun ternyata menderita penyakit kronis yang dirahasiakan. Ketidakhadirannya selama ini memicu spekulasi terkait hal tersebut.

Menurut seorang pejabat, selama bertahun-tahun Ortega telah menderita dua serangan jantung, kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya. Sejak saat itu, Ortega selalu menjaga kesehatannya.

Dalam pidatonya, Ortega mengatakan bahwa Nikaragua memiliki jumlah infeksi virus corona teredah, dengan 9 kasus dan seorang meninggal dunia.

"Kami memiliki kapasitas untuk menangani pasien corona," katanya.

Walaupun begitu, para pakar kesehatan sendiri masih mempertanyakan ketepatan angka resmi tersebut, Mereka juga mendesak pemerintah untuk melaporkan berapa banyak orang yang telah dites untuk Covid-19.

Pasalnya, Nikaragua adalah salah satu dari sedikit negara yang tidak menerapkan langkah sosial. Mereka tidak melarang adanya pertemuan massal, sekolah dan universitas pun tetap dibuka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya