Berita

Kanselir Jerman, Angela Merkel/Net

Dunia

Jerman Buat 'Langkah Kecil', Sebagian Toko Dan Sekolah Akan Segera Dibuka

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 11:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman akan memulai membuat langkah-langkah kecil untuk melonggarkan kuncian di mana sebagian toko di sana akan mulai dibuka pada pekan depan dan sekolah pada 4 Mei.

Langkah itu telah disepakati dalam pertemuan Kanselir Angela Merkel dan 16 gubernur negara bagian Jerman pada Rabu (15/4).

Hasil pertemuan menyatakan, aturan jarak sosial masih akan berlaku hingga 3 Mei. Sementara itu, mereka juga akan melakukan pertemuan kembali pada 30 April untuk meninjau kembali apakah aturan tersebut akan dilanjutkan.


Kendati begitu, dalam pertemuan tersebut, disepakati toko yang memiliki luas 800 meter persegi akan diizinkan beroperasi pada pekan depan, bersama dengan dealer mobil dan sepeda, toko buku, serta salon. Namun, mereka tetap harus mempraktikkan aturan jarak sosial dan kebersihan yang ketat.

Sementara itu, sekolah juga akan mulai dibuka pada 4 Mei, dengan prioritas pada siswa tahun terakhir.

Untuk warga, pemerintah "sangat merekomendasikan" mereka untuk mengenakan masker pada saat berada di kendaraan umum atau ketika berbelanja.

Sedangkan pertemuan keagamaan, acara besar, dan beberapa tempat seperti restoran, bar, kade, bioskop, dan tempat musik akan tetap dilarang hingga 31 Agustus.

"Kami sekarang bergerak maju dalam langkah-langkah kecil," Merkel mengatakan pada konferensi pers.

"Ini adalah situasi yang rapuh di mana kehati-hatian diperlukan, bukan kegembiraan," lanjutnya seperti dimuat Reuters.

Dalam sebuah dokumen, pemerintah federal dan negara bagian juga akan menggunakan aplikasi pelacakan kontak agar orang bisa menghindari daerah yang rentan.

Hingga saat ini, Roberth Koch Institute (RKI) melaporkan virus corona baru telah menginfeksi 127.584 penduduk Jerman dengan 3.254 orang dinyatakan meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya