Berita

Kondisi Bandara Narita yang Sepi dan Lengang/Net

Dunia

Bandara Tersibuk Di Jepang Kini Seperti Ruang Besar Yang Senyap, Mengerikan

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 05:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Bandara Internasional Narita dan Haneda di Jepang selama ini dikenal sebagai bandara tersibuk. Kedua bandara ini mampu melayani 100 juta penumpang dalam setahun. Dua bandara ini juga menjadi tempat mendarat favorit turis Indonesia.

Sejak wabah virus corona melanda negara itu dan ketika pemerintah Jepang memberlakukan pembatasan penerbangan, dua bandara ini menjadi tempat yang sangat sepi.

Turis dari sepertiga negara-negara di dunia telah dilarang masuk ke Jepang guna meminimalisir penyebaran virus corona.


Jika masih terlihat beberapa orang di sana, itu adalah mereka yang harus melakukan perjalanan mendesak yang masih dibuka untuk beberapa penerbangan. Mereka terlihat menggunakan jas hujan atau jas pelindung, lengkap dengan kacamata dan sarung tangan, untuk melindungi diri dari penularan.

Penampakan pada hari Rabu (15/4), melansir AP, konter-konter tiket tampak kosong, bangku ruang tunggu sangat lengang, dan area food court begitu sunyi.  

Troli, eskalator, koridor, nampak dingin. Langkah kaki beberapa orang akan sangat terdengar menggema di ruang besar yang lengang itu. Beberapa orang menyebutnya seperti tempat yang menyeramkan saking sepinya.

Pemerintah Jepang  telah meminta warganya untuk mengurangi bepergian dan menutup perjalanan, serta menjaga jarak sosial.
Tak ada keramaian seperti biasanya di dua bandara yang terkenal itu. Poster-poster dan banner promo acara Olimpiade Tokyo 2020 nampak menggantung redup, seiring dengan ditundanya acara akbar ini hingga (perkiraan) tahun depan.

Hingga Rabu (15/4) angka kasus virus corona di Jepang terkonfirmasi lebih dari 8.000 dan angka kematian mencapai 146.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya