Berita

Ilustrasi vaksin corona/Net

Dunia

CEO Perusahaan Farmasi: Dunia Membutuhkan Lebih Dari Satu Vaksin Covid-19

RABU, 15 APRIL 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia membutuhkan lebih dari satu vaksin untuk melawan virus corona baru atau SARS-CoV-2. Sehingga perusahaan obat harus melakukan kerja sama untuk mengembangkan vaksin yang sangat dibutuhkan saat ini oleh umat manusia.

Demikian yang disampaikan oleh CEO perusahaan farmasi asal Inggris, GlacoSmithKline (GSK), Emma Walmsley pada Rabu (15/4).

Walmsley mengatakan, GSK dan Sanofe pada Selasa akan mengembangkan vaksin untuk melawan serangan virus corona baru yang menyebar cepat. Ia berharap bisa memulai uji klinis untuk vaksin tersebut pada paruh kedua tahun ini.


Jika berhasil, vaksin untuk SARS-CoV akan tersedia pada semester kedua 2021.

"Dunia pasti akan membutuhkan lebih dari satu vaksin ketika anda memikirkan permintaan dalam krisis kesehatan global yang sangat menantang ini," katanya kepada BBC Radio seperti dimuat CNA.

"Biasanya diperlukan satu dekade, kadang-kadang bahkan lebih, untuk mengembangkan vaksin tetapi jelas kita berada dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, kebutuhan sangat mendesak. Kami bermitra dengan regulator untuk mencoba dan pergi secepat yang kami bisa," tambahnya.

Adapun vaksin yang tengah dikembangkannya adalah dengan menggabungkan antigen S-protein Covid-19 Sanofi dan teknologi adjuvant pandemik GSK.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya