Berita

Presiden Moon Jae-in saat memberikan suara di TPS/Net

Dunia

Adakan Pemilu Di Tengah Wabah, Partisipasi Warga Korea Selatan Justru Tertinggi Sejak 2004

RABU, 15 APRIL 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah pandemik virus corona baru, Korea Selatan tetap melangsungkan pemungutan suara untuk pemilihan umum anggota parlemen.

Pada Rabu (15/4), sejumlah orang sudah dengan mengenakan masker menuju tempat pemungutan suara (TPS). Wabah tidak menghentikan mereka untuk tetap memberikan haknya.

Pemerintah sendiri enggan untuk menunda pemilihan karena dianggap penting sebagai referendum untuk Presiden Moon Jae-in yang tengah dihadapkan kritikan mengenai tanggapannya terhadap krisis.


"Kami sedang melalui masa-masa sulit, tetapi virus corona dan politik adalah dua hal yang berbeda," ujar seorang pemilih bernama Lee Kum.

Penduduk Seoul lainnya, Chung Eun-young, mengatakan bahwa dia tiba di TPS tepat setelah pukul 6 pagi untuk menghindari keramaian.

"Saya khawatir dengan adanya virus corona," katanya seperti dimuat AP.

"Mereka memeriksa suhu tubuh saya dan memberikan saya sarung tangan, tetapi tidak menyusahkan seperti yang saya kira. Saya tidak suka apa yang kita alami, tetapi saya memberikan suara untuk mencegah kandidat yang salah terpilih," tambahnya.

Partisipasi warga Korea Selatan dalam hal pemilu di tengah pandemik tampaknya perlu diacungi jempol.

Di sekitar kantor-kantor publik dan sekolah-sekolah yang menjadi TPS, antrean panjang yang berliku-liku terlihat sejak Jumat (10/4) dan Sabtu (11/4), sebagai pemilihan awal.

Pemerintah memang memperpanjang masa pengumungutan suara agar mencegah terjadinya penumpukan pemilih.

Komisi Pemilihan Nasional mengatakan sebanyak 15,6 juta orang telah memberikan suara pada jam 5 waktu setempat. Sementara itu, sebanyak 11,8 juta orang juga sudah mengikuti pemungutan suara awal.

Dengan begitu, jumlah pemilih secara keseluruhan hingga saat ini adalah 62,6 persen. Angka itu adalah yang tertinggi sejak pemilihan umum 2004 dengan 60,6 persen partisipan.

Guna menghentikan penyebaran virus saat pemungutan suara, stiker penanda jarak di siapkan di TPS. Petugas juga memeriksa suhu tubuh pemilih sebelum masuk.

Jika ada pemilih yang demam, maka akan diarahkan ke TPS yang terpisah. Pemilih juga diwajibkan menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer dan sarung tangan plastik sekali pakai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya