Berita

Hotel Mewah Di Arab Saudi/Net

Dunia

11.000 Kamar Mewah Disiapkan Kerajaan Arab Untuk Karantina Warganya Yang Baru Dipulangkan

SELASA, 14 APRIL 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari 254 warga Saudi tiba di Riyadh dari London dengan penerbangan khusus yang telah disiapkan oleh Kerajaan Arab. Mereka adalah warga negara Arab yang sebelumnya sedang melakukan perjalanan ke negara-negara lain dan harus kembali pulang karena semua negara telah memberlakukan karantina.

Mereka harus menjalani 12 pemeriksaan pencegahan dalam tiga tahap, yaitu sebelum naik pesawat di bandara di London, di dalam kabin, dan akhirnya pada saat kedatangan.

Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan pos pemeriksaan di mana penumpang melewati kamera termal pada saat kedatangan. Jika ada kasus yang mencurigakan akan dipindahkan ke tempat yang ditentukan, melansir Arab News, Selasa (14/4).


Sebelumnya, Pejabat Saudi melaporkan sekitar 1.639 warga negara Saudi yang dipulangkan dari luar kerajaan telah melalui uji tes Covid-19 dan ditempatkan dalam isolasi pada Sabtu lalu, melansir Arab News.

Kerajaan telah membawa kembali warga Saudi yang terlantar dari seluruh dunia sejalan dengan arahan yang dikeluarkan oleh Raja Salman Saudi minggu lalu.

Dari jumlah 1.639 itu, sekitar 254 warga negara Saudi telah dipulangkan dari Jakarta, Bahrain, dan Kuala Lumpur, telah mendarat di Riyadh pada Senin (14/4).

Sejumlah 254 ini akan segera dikarantina dalam isolasi di kamar hotel nan mewah yang telah disiapkan Kerajaan.

Pada minggu ini, 11.000 kamar di seluruh kerajaan Arab telah disiapkan untuk mengkarantina warga Saudi yang sempat terdampar di luar negeri dan diperkirakan akan kembali ke Arab Saudi dalam beberapa hari ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya