Berita

Wilayah Distrik Yuexiu, Guangzhou atau Little Africa, Sedang Dilakukan Tes Covid-19/Net

Dunia

Bertambah, Kini Ada 111 Orang Afrika di Guangzhou Yang Positif Virus Corona

SELASA, 14 APRIL 2020 | 17:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 111 orang Afrika di Guangzhou, Ibukota Provinsi Guangdong Cina Selatan, dinyatakan positif Covid-19 pada tes yang dilakukan kemarin, Senin (13/4), seperti dilaporkan otoritas kesehatan setempat.

Di antara jumlah itu, sebanyak 19 adalah kasus impor yang dikonfirmasi, menurut Chen Zhiying, Wakil Walikota Eksekutif Guangzhou, melansir CGTN, Selasa (14/4).

Saat ini semua pasien positif sedang dalam perawatan. Mereka semua termasuk kasus tanpa gejala.


Sejak awal April lalu, setelah ditemukan kasus baru di wilayah Guangzhou di distrik Yuexiu, di wilayah yang terkenal dengan sebutan 'Little Africa', pemerintah setempat mengisolasi wilayah itu dan melakukan tes terhadap sekitar 4.600 warga Afrika di sana.

"Mengidentifikasi tepat waktu Covid-19 berdasarkan skrining proaktif merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan jiwa dan kesehatan orang Afrika di Guangzhou," kata Tang Xiaoping, direktur komisi kesehatan kota Guangzhou.

Chen Yongqiu, wakil kepala biro keamanan publik kota, mengatakan, dalam upaya pencegahan dan pengendalian epidemik Covid-19, pemerintah memberlakukan langkah-langkah isolasi dan pengujian tes Covid-19 untuk semua warga asing di Guangzhou dan juga warga negara China, dan hal itu telah berlangsung sama seperti sebelumnya.

"Kami mengatur hotel dan personil yang ditunjuk untuk Afrika ketika dikarantina, tanpa diskriminasi ras atau nasional," kata Chen.

Sebelumnya, terjadi protes dari para pemimpin negara-negara Afrika tentang perlakukan diskriminatif terhadap warga Afrika terkait karantina dan tes Covid-19.

Pemerintah setempat dianggap melakukan tindakan diskrimimasi dan penganiayaan dengan memaksa warga mereka melakukan tes Covid-19 bahkan mengusir mereka dari tempat tinggalnya.

Hal itu telah dibantah pemerintah China.

Yang Rihua, Wakil Direktur Jenderal Departemen Keamanan Publik Guangdong, mengatakan semua orang asing di Guangdong harus melakukan tes Covid-19 dan mematuhi langkah-langkah pengendalian epidemi lainnya. Mereka yang menentang akan dihukum, dan mungkin dideportasi, katanya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya