Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Jarak Dekat, Korea Selatan: Militer Kami Terus Siap Siaga

SELASA, 14 APRIL 2020 | 13:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara dilaporkan kembali meluncurkan beberapa proyektil yang diyakini sebagai rudal balistik jarak pendek pada Selasa (14/4).

Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JSC), rudal tersebut ditembakkan dari Provinsi Kangwon ke Laut Timur sejauh 150 km.

"Militer kami terus mengawasi dan mejaga kesiapsiagaan mengingat kemungkinan tindakan militer lebih lanjut dari Korea Utara," penyataan JCS seperti dikutip Sputnik.


"Badan-badan intelijen Amerika Serikat dan Korea Selatan secara menyeluruh menyelidiki informasi yang tersedia," lanjutnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada komentar resmi dari pihak Korea Utara terkait peluncuran tersebut.

Namun, itu adalah peluncuran terbaru sejak dua pekan lalu di mana Pyongyang menguji peluncur roket ganda super-besar dari Wonsan.

Pada bulan lalu, Korea Utara juga melakukan tiga peluncuran rudal, pada 2 Maret, 9 Maret, dan 21 Maret.

Dalam pernyataan Hari Tahun Baru, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengumumkan bahwa Pyongyang akan menunjukkan "senjata strategis baru" dalam waktu dekat, tetapi tidak merinci apa yang akan terjadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya