Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Infeksi Tembus 10 Ribu Kasus, India Perpanjang Lockdown

SELASA, 14 APRIL 2020 | 12:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India memperpanjang penguncian nasional atau lockdown hingga 3 Mei untuk tetap menekan penyebaran virus corona baru di sana.

Itu diumumkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi nasional pada Selasa (14/4).

"Hingga 3 Mei, setiap orang India harus tetap rumah. Saya meminta semua orang India untuk menghentikan penyebaran virus corona ke daerah lain," ujar Modi seperti dimuat Reuters.


Penguncian di India sendiri merupakan penguncian terbesar di dunia dengan 1,3 miliar orang dipaksa untuk tinggal di rumah, tidak boleh menghadiri pertemuan publik, atau bahkan keagamaan.

Sejak penguncian pertama diberlakukan, banyak warga India yang kesulitan karena kehilangan pekerjaan. Alhasil, ribuan orang kembali ke desa seiring dengan meningkatnya jumlah kasus.

Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins, India saat ini memiliki jumlah infeksi sebanyak 10.453 kasus dengan 358 orang meninggal dunia dan 1.193 orang dinyatakan telah sembuh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya