Sementara negara-negara lain tengah berjuang keras menangani wabah virus corona, Vietnam malah mencatatkan rekornya sebagai negara yang sukses atasi penyebaran virus ini.
Pemerintah Vietnam melaporkan telah melakukan tes kepada lebih dari 121.000 orang. Bahkan tes itu telah dilakukan saat kasus masih beberapa.
Saat ini angka kasus virus corona, menurut laporan Worldometers per Selasa (14/4), sebanyak 265, angka kesembuhan 144, dan angka kematian nol.
Langkah yang dilakukan pemerintah Vietnam, selain melakukan tes massal dan karantina, juga melarang kegiatan publik dan kerumuman sejak awal ditemukannya kasus.
Tindakan cepat pemerintah Vietnam mengundang pujian banyak pihak, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Vietnam merespons wabah ini secara dini dan proaktif. Latihan penilaian risiko pertama dilakukan pada awal Januari, segera setelah kasus-kasus di China mulai dilaporkan," kata Perwakilan WHO untuk Vietnam, Kidong Park.
"Negara dengan cepat membentuk Komite Pengarah Nasional untuk Pencegahan dan Kontrol Covid-19 di bawah naungan wakil perdana menteri yang segera mengimplementasikan rencana respons nasional," tambah Park.
Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi, pun menyoroti penanganan yang dilakukan pemerintah Vietnam.
"Sejak awal itu mereka selalu in close coordination with WHO. WHO punya kantor juga di sini, jadi segala advice yang disampaikan WHO saya berpikir Vietnam langsung menerapkan, sehingga mereka mendapat pujian dari WHO," ujar Ibnu Hadi dalam wawancara yang ditayangkan Inews, Senin (13/4).
Ibnu Hadi pun mengapresiasi sikap masyarakat Vietnam yang memiliki kepatuhan tinggi terhadap aturan-aturan pemerintah saat penguncian. Sehingga mempercepat proses penekanan tingkat penularan.
Pemerintah juga melakukan rapid test kepada siapa saja orang yang memiliki keluhan.
"Misal dia ke dokter, dan begitu dokternya menyebut dia dicurigai, langsung dikirimi ke rumah sakit yang tes. Jadi tak ada khusus satu daerah yang diadakan tes."
Begitu juga masker pelindung. Pemerintah menetakan aturan wajib menggunakan masker saat keluar rumah.