Berita

Arab Saudi/Net

Dunia

Jadi Negara Paling Terinfeksi Di Teluk Arab, Arab Saudi Perpanjang Jam Malam

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 16:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Arab Saudi telah memperpanjang pemberlakuan jam malam secara nasional untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona.

Menurut Kementerian Dalam Negeri pada Minggu (12/4), jam malam masih akan berlangsung hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pekan lalu, Arab Saudi memberlakukan Riyadh dan kota-kota besar lainnya dalam jam malam selama 24 jam. Sementara di tempat lain sudah berlaku mulai 23 Maret dari pukul 3 sore hingga 6 pagi.


Dilaporkan Reuters, kerajaan juga telah menghentikan penerbangan internasional, menghentikan umrah, dan menutup sebagian besar tempat umum.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan, semua tindakan pencegahan akan tetap diberlakukan di 13 wilayah Arab Saudi.

Wilayah Qatif timur misalnya, yang menjadi tempat di mana kasus virus corona di Arab Saudi pertama dilaporkan. Wilayah tersebut sudah ditutup sejak 8 Maret.

Saat ini, Arab Saudi telah mengonfirmasi 4.033 kasus infeksi virus corona baru dengan 52 orang meninggal dunia. Angka tersebut adalah yang tertinggi dari 6 negara Teluk Arab.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya