Berita

Kim Yo Jong/Net

Dunia

Panjat Hirarki, Adik Perempuan Kim Jong Un Diangkat Jadi Anggota Biro Politik Komite Sentral

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Adik perempuan dari pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un telah diangkat kembali menjadi anggota badan pembuat keputusan Partai Pekerja Korea (WPK).

Kim Yo Jong dinyatakan telah diangkat sebagai anggota pengganti Biro Politik Komite Sentral dalam perombakan pejabat tinggi pada Sabtu (11/4).

Demikian yang dilaporkan oleh KCNA pada Minggu (12/4) menurut salah seorang penasihat Kim Yo Jong, seperti dilansir CNA.


"Pemulihan ini adalah bagian dari kebangkitan Kim Yo Jong dalam hirarki Korea Utara," ujar seorang pembelot dan peneliti Korea Utara di Seoul, Ahn Chang-il kepada AFP.

Kim Yo Jong sendiri diyakini telah dicopot dari jabatannya setelah pertemuan puncak antara kakaknya dan Presiden AS Donald Trump di Hanoi gagal.

Pada 2018, Kim Yo Jong berperan sebagai pengganti kakaknya untuk mengantarjan pemulihan hubungan diplomatik ke Korea Selatan pada saat Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.

Perannya juga terlihat dari beberapa foto yang yang menampilkan dirinya bersama Trump atau Presiden Moon Je-in.

Sejak bulan lalu, Kim Yo Jong mulai mengeluarkan pernyataan-pernyataan penting atas namanya sendiri. Sehingga para analis mulai menyoroti perubahan peran Kim Yo Jong dalam pemerintahan Korea Utara.

Seiring berjalannya waktu, ia diangkat sebagai Wakil Direktur Departemen Pertama Komite Sentral WPK. Sementara pejabat sebelumnya, Ri Son Gwon dinobatkan sebagai diplomat dan terpilih sebagai anggota pengganti Biro Politik bersama Kim Yo Jong.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya