Berita

Kim Jong Un/Net

Dunia

KCNA: Demi Lindungi Rakyat, Korea Utara Perkuat Langkah Darurat Anti-Epidemi

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara bersiap untuk melakukan langkah penanggulangan yang lebih ketat dalam menghadapi wabah virus corona baru yang melanda dunia saat ini.

Itu disampaikan salam pertemuan biro politik komite pusat Partai Pekerja (WPK) yang dipimpin oleh Kim Jong Un pada Minggu (12/4).

Dilaporkan oleh KCNA, pandemik Covid-19 yang melanda dunia dan mengancam seluruh umat manusia, terlepas dari perbatasan negara, menunjukkan bahayanya virus tersebut.


"Dalam waktu singkat, lingkungan seperti itu dapat menjadi beberapa hambatan bagi perjuangan dan kemajuan kita," tulis KCNA.

Sejak awal, KCNA melaporkan, Korea Utara telah mengambil langkah-langkah anti-epidemi darurat kelas atas yang ketat dan membentuk organisasi yang menyeluruh dan konsisten untuk perlindungan nasional. Untuk itu, hal tersebut perlu dipertahankan.

"Pertemuan Biro Politik menyerukan agar secara konsisten mengambil langkah-langkah penanggulangan nasional yang ketat untuk memeriksa secara menyeluruh serangan virus," lanjut laporan tersebut.

"Inii mengadopsi resolusi bersama Komite Sentral WPK, Komisi Urusan Negara DPRK dan Kabinet DPRK untuk lebih menyeluruh mengambil langkah-langkah nasional guna melindungi kehidupan dan keselamatan rakyat kita dari penyakit epidemi di seluruh dunia," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Korea Selatan pada awal pekan lalu melaporkan, Korea Utara tidak memiliki infeksi corona namun telah mengkarantina ratusan orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya