Berita

Petugas medis membawa pasien corona/Net

Dunia

China Laporkan Lonjakan Infeksi, Kasus Asymptomatic Meningkat Dua Kali Lipat

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China daratan melaporkan lonjakan kasus infeksi virus corona baru dalam kurun waktu 24 jam.

Dilaporkan oleh Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) pada Minggu (12/4), terdapat 99 kasus yang dikonfirmasi pada Sabtu (11/4). Angka itu adalah yang tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Dari 99 kasus, terdapat 63 kasus asymptomatic atau tanpa gejala yang dilaporkan. Padahal, sehari sebelumnya, kasus serupa di China daratan hanya 34 kasus.


Menurut NHC, hampir semua infeksi adalah kasus impor yang melibatkan pelancong dari luar negeri. Di mana hanya 2 dari 99 kasus yang ditransmisikan secara lokal.

Sebanyak 52 kasus impor berada di Shanghai. Mereka adalah WN China yang melakukan perjalanan ke luar negeri, seperti dikutip Reuters.

Dari kasus-kasus baru Shanghai, 51 orang terbang dengan penerbangan yang sama dari Rusia pada 10 April. Kasus ke-52 melibatkan seorang warga negara China yang tiba di Shanghai dari perjalanan ke Kanada.

Selain itu, Provinsi Heilongjiang, China timur laut melaporkan 21 kasus impor baru yang semuanya melibatkan warga negara China yang bepergian dari Rusia.

Penghitungan infeksi secara keseluruhan di China daratan saat ini adalah 82.052, sementara angka kematian mencapai 3.339 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya