Berita

Orang mengenakan masker untuk menghindari infeksi virus corona baru/Net

Dunia

Pertama Kalinya Dalam Sejarah, Semua Negara Bagian AS Deklarasikan Keadaan Darurat

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 09:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Semua negara bagian di Amerika Serikat saat ini sudah memberlakukan deklarasi keadaan darurat atas pandmeik virus corona baru.

Negara bagian terbaru dan terakhir yang mendeklarasikan keadaan darurat adalah Wyoming, pada Sabtu (11/4), setelah disetujui oleh Presiden Donald Trump.

Itu berarti untuk pertama kalinya dalam sejarah setiap negara bagian AS berada di bawah deklarasi bencana.


Dengan deklarasi tersebut, maka semua atau 50 negara bagian serta Kepulauan Virgin, Kepulauan Mariana Utara, Washington DC, Guam dan Puerto Rico telah mendeklarasikan darurat bencana. Hanya Samoa yang tidak berada di bawah deklarasi tersebut.

"Meskipun Wyoming belum mencapai situasi yang mengerikan di beberapa negara bagian, deklarasi ini akan membantu kita untuk mempersiapkan dan memobilisasi sumber daya ketika kita membutuhkannya," kata Gubernur Wyoming, Mark Gordon seperti dimuat The Guardian.

Saat ini, Wyoming sendiri memiliki 253 kasus Covid-19. Di mana Wyoming sendiri adalah negara bagian dengan penduduk paling sedikit di AS.

Deklarasi darurat berarti negara bagian dan teritori dapat mengakses dana federal guna memerangi virus corona. Hal itu juga berarti, setiap negara bagian harus bersaing mendapatkan ventilator dan alat pelindung diri (APD).

Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins pada Minggu (12/4), AS memiliki jumlah infeksi sebanyak 526.396 kasus dengan 20.602 orang meninggal dunia dan 31.988 orang dinyatakan pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya