Berita

Para petugas media yang membawa pasien terinfeksi virus corona/Net

Dunia

Laporan WHO: 22.000 Petugas Medis Di 52 Tempat Positif Terinfeksi Virus Corona

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 07:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak lebih dari 22.000 petugas medis yang tersebar di 52 negara dan wilayah dinyatakan telah terinfeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2.

Demikian laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis pada Sabtu (11/4) berdasarkan data per Rabu (8/4).

Laporan tersebut menyebutkan, setidaknya 22.073 kasus Covid-19 merupakan petugas kesehatan yang terinfeksi ketika bekerja untuk merawat para pasien.


Meski begitu, WHO mengungkapkan, jumlah tersebut sebenarnya jauh lebih besar mengingat tidak ada laporan sistematis mengenai infeksi di antara petugas kesehatan, seperti dilansir CGTN.

Dari penelitian awal, para petugas kesehatan tersebut lebih banyak terinfeksi di tempat kerja dan masyarakat, meski ada juga yang terinfeksi dari anggota keluarga mereka.

Untuk melindungi petugas kesehatan garis depan, WHO menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) yang benar seperti masker, kacamata, sarung tangan, dan gaun.

Selain itu, WHO juga menyerukan hak para petugas kesehatan atas kondisi kerja yang layak dan memperhatikan risiko kelelahan di antara mereka.

Saat ini, berdasarkan data dari WHO per Minggu (12/4), virus corona telah menginfeksi 1.614.951 orang dengan 99.887 meninggal dunia. Mereka tersebar di 213 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya