Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Malacanang Kecam De Lima, Panelo: Makanya Kalau Nggak Bisa Bantu, Diam!

SABTU, 11 APRIL 2020 | 15:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Malacañang mengecam Senator Leila De Lima karena meragukan klaim Presiden Filipina Rodrigo Duterte tentang dana pemerintah yang saat ini nyaris habis di tengah krisis virus corona (Covid-19).

"Senator De Lima mengoceh dalam tahanannya karena ketidaktahuan," kata juru bicara Istana Salvador Panelo dalam sebuah pernyataan.

Saat ini, De Lima, ditahan di Pusat Penahanan Polisi Nasional Filipina (PNP) di dalam Kamp Crame di Kota Quezon karena tuduhan narkoba.


De Lima mengatakan mendapatkan data-data Duterte melalui stafnya.

Panelo menegaskan De Lima tidak mendengarkan apa yang Duterte sampaikan dalam setiap laporannya yang disiarkan di televisi.

Pernyataan De Lima ini dipicu setelah senator oposisi mempertanyakan klaim Duterte yang membantah pernyataan sebelumnya bahwa pemerintah memiliki cukup dana untuk meningkatkan dukungan bagi mereka yang terkena dampak karantina  yang diperluas di Luzon yang diberlakukan untuk menahan krisis Covid-19.

Pada satu titik, Duterte, dalam pertemuan Kabinet pada hari Rabu, mengangkat kemungkinan penjualan aset pemerintah untuk mengumpulkan lebih banyak dana untuk penanganan wabah ini.

“Mengapa Duterte sudah mengisyaratkan menjual aset kita? Apakah dana yang tersedia benar-benar habis? ” singgung De Lima, melansir The Star yang mengutip Philippine Daily Inquirer, Sabtu (11/4).

Panelo mengatakan Presiden tidak mengklaim bahwa dana pemerintah habis, melainkan telah mencapai ambang batas.

"Jika dia tidak bisa membantu upaya pemerintah untuk melawan Covid-19, dia setidaknya harus mengunci mulutnya," kata Panelo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya