Berita

Walikota Prabumulih, Ridho Yahya/Net

Nusantara

Keluarkan Surat Penolakan Terhadap Warga 2 Kabupaten, Walikota Prabumulih: Itu Atas Permintaan Warga

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Prabumulih, Ridho Yahya, mengirimkan surat kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terkait dampak sosial penyebaran Covid-19 dan status zona merah dari Kementrian Kesehatan.

Dalam surat itu Ridho Yahya meminta solusi kepada Gubernur soal adanya larangan kepada warga Kota Prabumulih yang bekerja dan mencari nafkah di daerah lain, karena berasal dari zona merah.

Dalam surat tertanggal 7 April 2020 dengan nomor 443/201/XI/2020, Walikota Prabumulih menjelaskan, terkait penyebaran Covid-19 dan ditetapkannya Kota Prabumulih sebagai zona merah dari Kementerian Kesehatan menyebabkan warga Kota Prabumulih yang bekerja di PT Lematang Coal Lestari serta yang berdagang di Kabupaten Muaraenim, Kabupaten PALI serta daerah lainnya mendapat penolakan dari pemerintah dan warga setempat.


Atas dasar itulah, Ridho Yahya juga melakukan penolakan warga dari kedua kabupaten tersebut. Baik untuk berbelanja, berdagang, bahkan melintas di Kota Prabumulih dengan alasan untuk menjaga kesehatan dan sayang kepada warga Sumsel pada umumnya.

Dalam surat itu Walikota juga melampirkan surat penolakan kepada warga Prabumulih yang bekerja di PT Lematang Coal Lestari serta yang berdagang di Kabupaten Muaraenim, Kabupaten PALI serta daerah lainnya mendapat penolakan dari pemerintah dan warga setempat.

Untuk itu Ridho Yahya meminta solusi kepada Gubernur Herman Deru terkait soal kebijakan yang tercantum dalam surat tersebut.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLSumsel, ada beberapa alasan mengapa Walikota Prabumulih mengirimkan surat ke Gubernur Herman Deru tersebut.

“Orang kami tidak boleh keluar, orang luar boleh lewat tempat kami, jangan berat sebelah. Kalau kami tidak boleh keluar, maka orang luar juga tidak boleh tempat kami. Ada orang kami jualan dagangannya di luar, tiba-tiba disuruh pulang, kan bagaimana dagangannya,” jelas Walikota Ridho Yahya saat live streaming di Sumsel Virtual Fest 2020.

Menurut Ridho Yahya keputusan itu diambil dirinya karena warga menghendakinya.

“Pak wali kalau kita tidak boleh keluar, orang luar juga tidak boleh tempat kita. Jadi itu atas permintaan warga,” tegasnya.

Walikota juga meminta agar Zona Merah di Kota Prabumulih segera dicabut karena hingga kini tidak ada perkembangan yang signifikan di wilayahnya terkait penyebaran Covid-19. Selain itu status tersebut juga merugikan warga Kota Prabumulih.

Terkait surat dari Walikota Prabumulih tersebut Kabag Humas Pemprov Sumsel, Andi Septiandi menjelaskan, surat itu telah diterima Gubernur Herman Deru pada 7 April lalu. Hingga kini masih dipelajari Gubernur Herman Deru.

“Karena suratnya tertulis maka akan kita jawab tertulis juga dari Bapak Gubernur,” terangnya.

Sedangkan Kabag Humas PALI, Yudi, tidak mau berkomentar dengan alasan belum mengetahui surat tersebut.

“Nah soal itu aku belum tahu pak, silakan ke BPBD saja,” terangnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya