Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Balada Petugas Sekuriti Bandara

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 07:36 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DI tengah suasana cemas pagebluk wabah virus Corona, mantan wakil gubernur Timor Timur merangkap mahaguru berpikir lurus saya Letjen TNI Purn. Johanes Suryo Prabowo berbagi sebuah kisah petugas sekuriti bandara sebagai berikut:

Kisah


Seorang teman anak saya yang kebetulan keturunan China ditolak oleh petugas sekuriti bandara Juanda sehari setelah Presiden Jokowi mengumumkan warga Indonesia pertama yang diduga terpapar virus Corona.


Memang teman anak saya yang bermata sipit  itu terlihat agak pucat, karena kelelahan ketika terburu-buru mau masuk bandara. Melihat adegan penolakan itu banyak penumpang lain yang merasa kasihan dan banyak juga yang membela dengan berargumen dengan sekurit bandara itu.

Ada yang membela sang calon penumpang biarpun pucat belum tentu sakit maka seharusnya petugas lebih teliti lagi memeriksa sebelum langsung menolak masuk bandara. Ada yang menuduh sekuriti itu rasis. Ada pula yang beradlih bahwa walaupun sang calon penumpang beretnis China namun belum tentu pernah ke China apalagi ke Wuhan.

Dikeroyok penumpang lain terutama emak-emak, petugas sekuriti bandara terlihat bingung sehingga tidak bisa membantah apa pun.

Untung ada seorang yang terlihat berwibawa ikut menengahi. Dengan tegas dia menyuruh para calon penumpang agar tenang. Kemudian bertanya ke petugas sekuriti bandara kenapa calon penumpang bermata sipit tidak boleh masuk bandara.

Apakah curiga dia sakit atau memang sang petugas rasis? Setelah suasana tegang agak mereda, sang petugas sekuriti bandara terbata-bata memberikan penjelasan, “Saya sama sekali tidak rasis dan tidak curiga dia sakit! Saya melarang dia masuk bandara karena yang dia bawa adalah tiket bus malam Sumber Kencono, bukan tiket pesawat terbang!”

Prasangka

Balada petugas sekuriti bandara diakhiri kata “Maaf” berhias deretan sticker dua belah tangan bersembah.  Sebenarnya tidak perlu sebab tidak ada yang perlu dimaafkan pada sebuah kisah yang diduga rasis ternyata tidak rasis.

Sebuah kisah yang berhasil mengecoh logika prasangka para pembacanya termasuk saya yang semula benar-benar baper terperangkap prasangka sehingga belum-belum sudah menyangka kisah petugas sekuriti bandara yang sama sekali tidak rasis itu rasis.

Pada hakikatnya Balada Petugas Sekuriti Bandara menyadarkan saya untuk senantiasa berupaya mengendalikan diri sendiri agar tidak baper berprangsaka buruk sebelum benar-benar mengetahui kebenaran duduk perkara masalah yang sedang saya hadapi. Termasuk ketika menghadapi pagebluk Corona.

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya