Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ketika menerima bantuan alkes di Halim Perdanakusuma/Net

Publika

Panglima Perang Coronavirus

KAMIS, 26 MARET 2020 | 21:29 WIB

NEGARA Kesatuan Republik Indonesia selama ini diakui tangguh dalam hal persatuan. Ratusan ragam budaya dan etnis yang tidak ada duanya di dunia dapat hidup rukun di negara ini.

Namun belakangan, terasa benar terjadi keributan antar kelompok yang tercermin di medsos.

Hal ini sama sekali tidak sehat bagi sebuah negara yang tengah menghadapi wabah besar yang mengancam ribuan warga. Wabah dahsyat yang wujudnya tidak tampak oleh mata.


Presiden telah berupaya keras. Urusan lain yang tidak sangat penting diabaikannya. Para Gubernur serta pejabat terkait juga bekerja keras dan melelahkan lahir bathin. Mereka menyusun strategi dan melakukan aksi di lapangan.

Dalam situasi dilematis ini, di mana negara menghadapi lawan yang seakan tak berwujud, maka hal utama yang sangat dibutuhkan adalah kehadiran sosok pemimpin yang memiliki kapasitas yang pas untuk menghadapi tantangan.

Sosok yang mampu memahami medan pertempuran. Mengenal kekuatan pasukan yang dimiliki serta memahami lini logistik yang harus dipenuhi sehingga kekuatan kita dapat melebihi kekuatan lawan.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para tokoh dan sosok penjaga bangsa dan negara yang sangat banyak, dan atas seijin Presiden Joko Widodo tentunya, kiranya dalam perang menghadapi Coronavirus ini dapat kita percayakan posisi pimpinan di lapangan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Beliau kita ketahui sedikit bicara banyak bekerja dan sekali bekerja senantiasa tuntas dari A hingga Z.

Upaya pemerintah membuka rekening khusus untuk menampung partisipasi warga yang peduli dan mampu, yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, hendaknya dapat dieksekusi lebih tajam lagi melalui semacam badan penanganan Coronavirus Indonesia oleh panglima pelaksana Prabowo Subianto dengan menggandeng pihak-pihak kompeten di bidang logistik dan pengawasan keuangan.

Hal ini penting agar para dermawan anak bangsa merasakan transparansi auditing dari  jerih payah apa yang disumbangkannya.

Pembukaan markas khusus dan rekening khusus dalam bank rakyat akan sangat mendukung sinergitas ini.

Mengingat kita semua dikejar waktu yang semakin mendesak serta tidak dilakukannya lockdown, maka keputusan Presiden Jokowi mengenai badan khusus penanggulangan Coronavirus Indonesia perlu segera dipertimbangkan untuk dioperasikan secepatnya.

Dengan menggabungkan kekuatan bersama antara pro dan tidak lockdown di bawah panglima pelaksana Menhan Prabowo Subianto maka dipastikan strategi pertahanan melawan Coronavirus ini dapat teratasi.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa merestui semua ini, sebagai sebuah harapan yang dimulai dari sila pertama Pancasila.

Adian Radiatus
Pemerhati sosial dan perkotaan

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya