Berita

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Net

Pertahanan

Ada Tiga Kelompok Masyarakat Yang Rentan Tertular, Ini Imbauan Ketua Gugus Tugas Covid-19

SELASA, 24 MARET 2020 | 11:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat berdisiplin dan mematuhi imbauan melakukan social distancing.

Terutama untuk daerah yang belum ada kasus penularan virus corona, perwira tinggi TNI-AD ini mendesak agar segera menyusun rencana aksi.

“Daerah yang merasa belum ada kasus diharapkan tidak tinggal diam, tapi segera menyusun rencana aksi,” kata Doni dalam program talk show, Selasa (24/3).


Menurut Doni Monardo, ada kelompok masyarakat yang rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk virus corona. Kelompok masyarakat itu bagi menjadi tiga.

Yaitu, mereka yang usia lanjut, mereka yang rentan karena punya penyakit bawaan, dan mereka yang secara fisik mungkin tidak cukup gizi.

Tiga kelompok ini mestinya dipisahkan dulu mulai dari sekarang untuk meminimalkan penularan. Sebab kelompok ini yang paling rentan sehingga dikhawatirkan mudah sekali terpapar.

Untuk yang daerahnya belum ada kasus penularan, sebaiknya hal ini juga segera dilakukan sejak awal, yaitu membagi kelompok masyarakat tersebut.

Kelompok ini diisolasi lebih dulu selama beberapa minggu ke depan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran. Demikian juga bagi yang sudah terpapar wajib mengosilasi diri di rumahnya. Jika hal ini dilakukan, Doni meyakini akan ada mata rantai yang terputus dan kawasan itu akan aman.  

Bagaimana cara pemisahannya?

Melalui data yang ada di tiap-tiap kelurahan, tercantum siapa saja yang usia lanjut. Bisa juga ditinjau siapa saja yang punya penyakit bawaan, termasuk juga yang secara ekonomi mungkin kurang begitu bagus.

"Nah, inilah kesempatan kita untuk bergotong-royong untuk saling menolong, nggak bisa dikerjakan hanya untuk oleh 1 atau 2 orang, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama.  Saya mengatakan ini adalah operasi kemanusiaan berbasis kolaborasi pentahelix yang juga didukung oleh Civil Society berbasis komunitas."

"Kalau semuanya ini bergerak, pengusahanya ikut bantu, ulamanya ikut bantu, tokoh tokoh budayawan ikut bantu, anak muda ikut membantu, kita bisa dengan mudah melakukannya," tegas Doni.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya