Berita

Saat membagikan hand sanitizer/Ist

Nusantara

Farmasi UI Produksi Hand Sanitizer Dan Bagikan Gratis Kepada Pengguna Commuter Line

SABTU, 21 MARET 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) berinisiatif membagikan hand sanitizer gratis yang diproduksi di Laboratorium Farmasi UI kepada warga di sekitar wilayah Kota Depok.

Program ini terlaksana sebagai bentuk sumbangsih kepada masyarakat akibat langka dan melonjaknya harga cairan antiseptik berupa hand sanitizer di pasaran.

Pembagian dilakukan di dua titik utama, yaitu Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI Kampus Depok, Jumat (20/3). Dekan FFUI Dr. Mahdi Jufri, M.Si., Apt., dan Ketua ILUNI Farmasi. Drs. Chairul Anwar, Apt. hadir dalam pembagian hand sanitizer tersebut.


Mahdi mengatakan, inisiatif ini merupakan aksi nyata pengabdian masyarakat sivitas akademika FFUI bagi masyarakat Kota Depok dan sekitarnya. Seperti yang diketahui bersama, menjaga kebersihan diri dan mencuci tangan teratur menggunakan cairan antiseptik yang mengandung alkohol adalah salah satu upaya mencegah terinfeksi Covid-19.

Sebanyak 2.200 botol telah dibagikan pekan ini, tidak hanya di Stasiun UI dan Pondok Cina melainkan juga bagi RSUI, klinik dan beberapa Fakultas di UI.

"Kami berharap, hand sanitizer FFUI dapat menjadi cairan pembersih tangan bagi mereka yang tidak memiliki akses cuci tangan dengan air dan sabun setiap saat. Produk hand sanitizer yang diproduksi oleh FFUI telah mengikuti prosedur atau formula standar WHO. Dengan sediaan yang digunakan, hand sanitizer ini memiliki kandungan alkohol yang dapat berfungsi sebagai antiseptik. Pembuatan hand sanitizer dilakukan di Laboratorium Farmasi UI dengan dukungan donasi dari UI Peduli dan ILUNI FFUI. Kami juga sangat mengapresiasi tim laboran FFUI yang telah bekerja keras memproduksi hand sanitizer FFUI," tuturnya.

Pembagian hand sanitizer ditujukan bagi masyarakat umum yang tengah melintas di wilayah kedua stasiun UI tersebut, dan khususnya bagi pengguna transportasi commuter line. Para sukarelawan didukung oleh Ketua BEM FFUI Edri dan tim beserta staf laboran FFUI.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika nantinya belum semua kebutuhan masyarakat terpenuhi dikarenakan keterbatasan produk. Kami berharap layanan ini dapat bemanfaat untuk mendukung masyarakat maupun petugas Commuter Line yang tidak memiliki akses cuci tangan dengan air dan sabun setiap saat," demikian Mahdi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya