Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Jaga Warisan Leluhur, LaNyalla Janji Akan Perjuangkan Aspirasi Pengrajin Keris

SENIN, 16 MARET 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sejumlah pengrajin keris yang terhimpun dalam Sekretariat Perkerisan Nasional Indonesia (SNKI) Korwil Jawa Timur berharap kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti agar menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk memberi perhatian lebih kepada para pengrajin keris, khususnya dari kalangan generasi penerus para Mpu Keris Pusaka.

Demikian disampaikan Koordinator Wilayah SNKI Jatim, Agung G. Wisnu ketika bertemu dengan senator asal Jatim itu, di Kota Surabaya, Minggu (15/3). Dalam pertemuan itu, LaNyalla yang juga dikenal sebagai kolektor keris pusaka itu menerima sejumah aspirasi disampaikan oleh Korwil SNKI Jatim. Pertemuan yang dihadiri belasan pengurus SNKI itu, juga diikuti oleh KRHT Sukoyo, yang juga dikenal sebagai Kurator Keris senior.

"Ada beberapa aspirasi dari kami, mohon Pak LaNyalla bisa sampaikan ke pemerintah pusat. Terutama agar keris buatan para penerus Mpu, yang merupakan karya seni dan budaya bangsa bisa menjadi cindera mata resmi Indonesia di semua instansi dan lembaga negara, termasuk cindera mata resmi Presiden kepada tamu negara. Ini yang menjadi harapan kami," tukas Agung.


Selain itu, Agung juga berharap digelar pameran keris pusaka dan keris baru dalam skala nasional, yang dimasukkan sebagai agenda tahunan pemerintah Indonesia. Sehingga, lanjutnya, para pengrajin keris, sebagai generasi penerus para Mpu, memiliki medium untuk menampilkan karya mereka.

"Perlu juga BNSP segera menerbitkan sertifikasi untuk lima profesi terkait keris. Mulai dari pembuat warangka, pendok, desain keris dan penjamas serta pengrajinnya," pungkasnya.

Sementara itu, terkait dengan pengembalian keris yang disebut milik Pangeran Diponegoro dari pemerintah Belanda kepada pemerintah Indonesia, Kurator Keris KRHT Sukoyo mengatakan bahwa keris tersebut memang memiliki gelar Nogo Siluman, namun dapurnya adalah Nogo Sosro.

"Jadi memang benar disebut Nogo Siluman. Tetapi itu gelar keris. Karena memang ada pusaka tertentu yang memiliki gelar. Tapi kalau dapurnya, itu Nogo Sosro. Kenapa mendapat gelar? Karena keris tersebut digunakan oleh Pangeran Diponegoro saat perang gerilya di hutan. Dan karena Pangeran Diponegoro sulit ditemukan, maka keris pusakanya mendapat gelar Siluman," urai pemilik Besalen Sanggar Condro Aji tersebut.

Menanggapi sejumlah aspirasi tersebut, LaNyalla berjanji akan menyampaikan kepada pemerintah tentang pentingnya menjaga warisan lehuhur dan perlunya memastikan generasi penerus pengrajin keris tetap ada dan lestari. Sehingga warisan budaya yang telah mendapat pengakuan dari Unesco pada tahun 2005 tersebut tak hilang ditelan jaman.

LaNyalla yang pada tauhn 2003 mendapat gelar Kanjeng Raden Haryo Tumenggung (KRHT) itu juga berjanji akan memotori terwujudnya pameran keris skala nasional yang diharapkan dapat menjadi agenda tahunan resmi pemerintah Indonesia.

"InsyaAllah saya akan motori, nanti kita cari waktu yang tepat," ujar kolektor yang menyimpan sekitar 3.000 keris pusaka tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya