Berita

Ilustrasi Halte Transjakarta/Net

Nusantara

Akun Transjakarta Dibanjiri Warganet Yang Kesal, Ketua DPRD Sebut Ini Malah Muncul Masalah Baru

SENIN, 16 MARET 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Media sosial diramaikan dengan postingan waganet tetang antrean halte TransJakarta yang cukup panjang. Antrean itu dinilai tidak pernah terjadi sebelumnya.

Di halte busway Puri Beta 2, antrean mengular panjang. Penumpang sampai harus mengantri lebih dari 1 jam. Hal itu diungkap oleh akun @tiralubis15 yang mengunggah video antrean penumpang di Halte Puri Beta.

"Dari jalan raya gini, sengaja berangkat lebih pagi tetep aja harus ngantri sepanjang ini," katanya.


Menilik akun @PT_Transjakarta, pada Senin (16/3) pukul 07.30 WIB, mengumumkan:

Hari ini layanan Transjakarta sangat terbatas hanya 13 rute dalam koridor dengan jadwal kedatangan bus tiap 20 menit sekali.

Admin pun mengimbau agar para penumpang menggunakan angkutan lain sebagai pilhannya.

"Silahkan gunakan opsi transportasi lain jika anda masih sangat perlu untuk bepergian," saran akun Transjakarta.

Postingan itu mendapat tanggapan dari warganet.

Akun @segerapergi menulis:

Pertanyaan saya, knapa kalian malah lempar tanggung jawab dan minta masyarakat menggunakan transportasi lain? Knapa ga kalian yang membantu?? Dari ratusan orang yang antri itu saya yakin banyak yang ingin stay dirumah, tapi tuntutan perusahaan memaksa mereka tetap bekerja. Mikir!

Warganet yang lain pun melaporkan apa yang dirasakannya pada pagi hari tadi.

@KikyFebriani: look what you've done @PT_Transjakarta
ini sih bukan social distance namanya tapi killing us slowly but sure

Cuitan tu dibarengi dengan unggahan foto antrean penumpang yang sangat padat di sebuah halte TransJakata.

@Fatakindi: Yth bapak @aniesbaswedan @PT_Transjakarta saya sudah hampir 1 jam antri di halte pinangranti, tujuan bapak gubernur baik dengan mengurangi dan membatasi jam operasional TJ untuk mengurangi resiko penularan, tapi dampak dari antrian bisa resiko penularan, #kami kerja di RS

Akun @urcutieey, menulis:

"Pas pagi2 biasanya jam 5 busway udah banyak dari depan inpres ko gaada, kata temen ternyata buka jam 6 koridor nyaSleepy face," katanya.

Banyaknya netizen yang menyerbu akun TransJakarta, ditanggapi oleh akun @dimasharyow yang mencoba untuk mencairkan suasana dengan mengunggah gambar sketsa admin yang menggunakan masker.

Di balik masker, wajah admin terlihat geram. "Admin akun TransJakarta, yang cuma menjalankan tugasnya, menghadapi netizen pagi ini," cuit @dimasharyow.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi, dalam keterangan tertulisnya mengatakan kebijakan pemangkasan jam operasional MRT, LRT dan TransJakarta, bahkan rute TransJakarta dipotong malah menimbulkan masalah baru yang perlu diselesaikan.

"Ini kebijakan sebenarnya justru memicu penumpukan. Karena itu harus dan wajib petugas-petugas di sana turun langsung untuk mengurai terjadinya penumpukan yang terjadi," kata Pras, Senin (16/3).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya