Berita

Menteri PPN Suharso Monoarfa menjalani pemeriksaan di Bali/Net

Pertahanan

Sempat Duduk Di Sebelah Budi Karya, Suharso Monoarfa Minta Diperiksa Covid-19

MINGGU, 15 MARET 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Menteri Perencanaan Pembangunan  Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa atas permintaan sendiri meminta agar dirinya diperiksa apakah terjangkit Covid-19 atau tidak.

Penjelasan mengenai pemeriksaan Plt. Ketua Umum  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani untuk menjawab kabar yang beredar yang mengatakan Suharso sudah positif Covid-19.

Suharso Monoarfa dalam Rapat Terbatas mengenai Otonomi Khusus Papua yang dipimpin Presiden Joko Widodo hari Rabu kemarin (11/3) duduk persis di sebelah kanan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.


Sabtu malam (14/3), Menhub Budi Karya telah dipastikan terjangkit Covid-19 dan kini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.

Adapun Suharso Monoarfa saat ini sedang berada di Bali untuk menghadiri sebuah kegiatan Bappenas.

Permintaan pemeriksaan ini dilakukan setelah mendengar informasi Menhub Budi Karya positif Covid-19.

“Pada Ratas yang pertama tanggal 11 Maret memang Pak Sumo duduk disebelah Pak BKS. Namun pada Ratas yang kedua tidak lagi bersebelahan dengan Pak BKS,” tulis Arsul Sani.

Dia mengatakan, Suharso Monoarfa yang biasa disapa Sumo saat ini sehat dan baik sekali.

“Namun tentu membatasi bertemu dg orang sbg bagian dr upaya pencegahan jika nanti hasil pemeriksaannya positif,” sambungnya.

Ditegaskan Arsul Sani bahwa sampai saat ini belum ada hasil pemeriksaan yang menunjukkan Suharso Monoarfa terpapar Covid-19.

“Berita yang dikembangkan via medsos atau WAG tersebut masih harus dianggap hoaks sampai adanya pengumuman atas hasil pemeriksaan resmi nantinya,” demikian dijelaskan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya