Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Ketimbang Bicara Ibukota, Sebaiknya Pak Jokowi Lindungi Rakyat Dari Corona

SENIN, 02 MARET 2020 | 11:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo diminta melindungi rakyat Indonesia dari virus mematikan corona atau Covid-19.

Kepala negara lebih baik fokus menangani corona ketimbang mengurus rencana pemindahan ibukota negara baru.

"Pak Jokowi, ketimbang bicara ibukota negara yang masih lama, baiknya tampil di depan televisi bicara langkah-langkah melindungi rakyat dari virus korona. Ini soal melindungi rakyat," kata politisi Partai Demokrat Andi Arief, Senin (2/3).


"(Itu) jauh lebih baik ketimbang bicara potensi ghost town di ibukota baru," sambung dia di akun Twitter pribadi.

Andi Arief sebelumnya menyatakan, dia ingin pemerintah memiliki protokol khusus dalam menangani krisis, termasuk corona.

"Negara hadir itu apabila memiliki protokol krisis di saat ada krisis apapun termasuk soal Corona. Menurut saya apa yang sudah dilakukan Gubernur Anies dalam seminggu ini soal merespons virus corona itulah protokol krisis yang menandakan negara hadir," ujar mantan Stafsus Presiden era SBY.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya