Berita

Uchok Sky Khadafi/Net

Hukum

Uchok Sky Ragu Firli Bahuri Berani Bongkar Kasus Century

KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri diyakini tidak akan berani mengupas kasus megaskandal Bank Century.

Alasannya, komisaris jenderal polisi itu pernah menjadi ajudan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2010, dan ajudan mantan Wakil Presiden Boediono pada tahun 2012.

"Dia pasti tidak akan enak sama SBY dan Boediono," kata pengamat politik dan anggaran, Uchok Sky Khadafi, Kamis (20/2).


Lanjut Uchok, kalau pun kasus Century memang benar-benar ditangani KPK era Firli, maka penanganannya hanya berada pada level aman.

"Dia akan ambil yang paling aman, ambil tersangka yang pengaruh politiknya kecil. Tidak sampai ke sana (aktor utama)," tutupnya.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli sebelumnya berharap kepada masyarakat agar sabar menunggu perkembangan kasus korupsi Century.

Dia menyebutkan, soal Century tinggal menunggu telaah dari Direktorat Lidik KPK.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya