Berita

Ilustrasi demo buruh/Net

Politik

25 Ribu Buruh Bakal Geruduk DPRD Banten Jika RUU Ciptaker Disahkan

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 17:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) mengancam akan melakukan aksi besar-besaran pada 3 Maret 2020 mendatang. Rencana ini terkait potensi disahkannya Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Ketua AB3, Dedi Sudarajat mengungkapkan, aksi tersebut diperkirakan bakal diikuti oleh 25 ribu buruh di seluruh Banten yang akan memprotes sembilan poin dari draf RUU Ciptaker yang dinilai merugikan nasib para pekerja buruh.

"Ada sembilan poin yang kita soroti dan kenapa harus kita lakukan penolakan, para federasi serikat buruh juga sudah tegas menolak Omnibus Law, di mana kami tidak terlibat apa pun baik pembahasan atau yang lain-lain," ujar Dedi di Kota Tangerang, Rabu (19/2).


Dedi menuturkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh pekerja buruh yang ada di Banten untuk melakukan aksi besar-besaran di DPRD Provinsi Banten pada 3 Maret mendatang.

"Pada 25 Februari 2020 kami akan melakukan sosialisasi dengan menyebarkan selebaran kepada seluruh pekerja di Provinsi Banten mengenai RUU ini agar mereka memahami bahwa RUU ini merugikan mereka ke depannya," lanjut Dedi.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten, dalam aksinya nanti, pihaknya ingin meminta para wakil rakyat di Provinsi Banten untuk mendukung para buruh dengan mengeluarkan surat dukungan untuk nanti diserahkan kepada DPR RI.

"Aksi ini akan dilakukan juga di seluruh provinsi di Indonesia, sehingga dengan memegang bekal surat dukungan dari setiap wakil rakyat di Provinsi, maka kita akan memperkuat barisan agar Omnibus Law yang radikal dan anti-Pancasila tersebut dibatalkan," jelasnya.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya