Berita

Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian tradisional raja Jawa/Net

Politik

Arief Poyuono: Jokowi Ikhlas, Jadi Presiden Karena Kehendak Yang Maha Kuasa

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Wingit atau angker kota Kediri tidak berlaku bagi Joko Widodo. Sebabnya sederhana. Jokowi terpilih sebagai Presiden Indonesia karena kehendak Yang Maha Kuasa.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam penjelasannya.

Selain itu, sebutnya, Jokowi juga sosok yang ikhlas lahir dan bathin menjadi pelayan rakyat.


“Kang Mas Joko Widodo itu dalam melakukan tugas tugas sebagai presiden selalu mendedikasikan dirinya pada Yang Maha Kuasa. Dalam hal ini semata-mata hanya untuk rakyat,” ujarnya.

Menurut Arief Poyuono, ada perbedaan signifikan antara Jokowi dengan para pendahulunya.

Karier Jokowi hingga ke pusat kekuasaan, sebutnya, mengalir begitu saja sekehendak Yang Maha Kuasa.

“Beda dengan presiden pendahulunya yang sudah bisa terbaca atau tergambar namanya bakal jadi presiden,” kata dia.

“Hanya Joko Widodo yang namanya tiba-tiba muncul  tanpa pernah diduga. Ini kalau bukan karena ke hendak Yang Maha Kuasa tidak mungkin terjadi,” sambungnya.

Dengan demikian, Arief Poyuono mengatakan, Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung salah besar melarang Jokowi ke Kediri.

Arief Poyuono menambahkan, dia menjamin Jokowi akan baik-baik saja bila setelah berkunjung ke Kediri.

“Kalau besok dia pergi ke Kediri pasti Kang Mas Joko Widodo akan bisa menyelesaikan masa jabatannya hingga tahun 2024. Asal jangan pernah berkhianat dengan Yang Maha Kuasa,” demikian Arief Poyuono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya